Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALINVESTIGASI & SOROTPERISTIWA

BREAKING NEWS: Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnaen Datangi KPK Usai Dicari Penyidik dalam OTT Dugaan Jual Beli Jabatan

155
×

BREAKING NEWS: Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnaen Datangi KPK Usai Dicari Penyidik dalam OTT Dugaan Jual Beli Jabatan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA, Sentrapos.co.id – Keberadaan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Suhardiman Amby, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Zulkarnaen yang sebelumnya dicari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya terungkap. Keduanya diketahui telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (30/6/2026), menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kabupaten Kuantan Singingi.

Kepastian kedatangan kedua pejabat tersebut disampaikan langsung oleh penasihat hukum Suhardiman Amby, Rizki Poliang, yang turut mendampingi kliennya menjalani proses di KPK.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Betul, ini lagi sama Pak Bupati, ini baru sampai KPK di lantai II. Kebetulan saya mengantar sekaligus mendampingi sebagai penasihat hukum,” ujar Rizki Poliang kepada wartawan.

Rizki menjelaskan bahwa Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnaen berangkat bersama ke Jakarta setelah mendarat dan langsung menuju Gedung KPK.

Meski demikian, ia menegaskan pendampingan hukum yang diberikan hanya kepada Bupati Kuansing.

“Ada Pak Sekda juga, cuma saya dampingi hanya Pak Bupati,” tegas Rizki.

KPK Selidiki Dugaan Suap Jual Beli Jabatan Sekda

Kedatangan Suhardiman Amby dan Zulkarnaen merupakan bagian dari proses penyelidikan KPK terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa perkara yang sedang ditangani berkaitan dengan dugaan suap dalam proses pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuantan Singingi.

“Perkara ini diduga berkaitan dengan dugaan suap jual beli jabatan di Kabupaten Kuantan Singingi. Suap ini diduga untuk jabatan Sekda Kabupaten Kuantan Singingi,” kata Budi Prasetyo.

OTT KPK Amankan 10 Orang

Dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan di Kuantan Singingi dan Jakarta, tim penyidik KPK mengamankan 10 orang.

Dari jumlah tersebut, lima orang kemudian dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.

Kelima orang tersebut terdiri atas:

  • Tiga orang dari unsur swasta.
  • Satu aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kuansing.
  • Satu anggota keluarga ASN Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

Pemeriksaan masih terus berlangsung guna mendalami peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut.

KPK Sita Bukti Transaksi dan Mobil

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK juga menyita berbagai barang bukti yang diduga berkaitan dengan praktik suap.

Barang bukti yang diamankan meliputi:

  • Dokumen dan barang bukti elektronik berupa rekam transaksi keuangan.
  • Satu unit kendaraan roda empat yang diduga digunakan sebagai bagian dari transaksi suap.

KPK menyatakan kendaraan tersebut diduga menjadi instrumen dalam praktik suap yang tengah diusut penyidik.

KPK Masih Dalami Perkara

Hingga berita ini diterbitkan, KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

Lembaga antirasuah itu belum mengumumkan secara resmi pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Sesuai ketentuan hukum acara, KPK memiliki waktu untuk menentukan status hukum para pihak setelah proses pemeriksaan awal selesai.

Perkembangan penyidikan, termasuk kemungkinan penetapan tersangka, akan disampaikan KPK melalui konferensi pers resmi setelah seluruh rangkaian pemeriksaan rampung. (*)


Poin Utama Berita

  • Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnaen tiba di Gedung KPK setelah sebelumnya dicari penyidik.
  • Keduanya datang ke KPK menyusul OTT dugaan suap jual beli jabatan di Pemkab Kuantan Singingi.
  • Kuasa hukum memastikan Suhardiman didampingi selama proses pemeriksaan di KPK.
  • KPK menduga perkara berkaitan dengan suap pengisian jabatan Sekda Kuansing.
  • Sebanyak 10 orang diamankan dalam OTT, lima di antaranya dibawa ke Jakarta.
  • Barang bukti yang disita meliputi bukti transaksi elektronik dan satu unit mobil yang diduga terkait tindak pidana suap.
  • KPK masih mendalami perkara dan belum mengumumkan penetapan tersangka.