4. Planet of Lana 2
Sekuel dari game indie populer ini melanjutkan petualangan emosional dari seri pertamanya dengan visual artistik yang lebih indah.
Game ini tetap mempertahankan kombinasi puzzle dan platforming yang santai, dengan atmosfer yang terasa seperti film animasi interaktif.
5. Pokémon Pokopia
Melalui game ini, The Pokémon Company mencoba menghadirkan pendekatan berbeda.
Pemain tidak hanya bertarung dengan Pokémon, tetapi juga dapat membangun rumah, berinteraksi dengan NPC, serta merawat Pokémon seperti teman hidup.
6. Slay the Spire 2
Sekuel dari game deckbuilder legendaris ini langsung menarik perhatian gamer sejak early access dirilis pada 5 Maret 2026.
Game ini menghadirkan karakter baru, kartu baru, serta sistem strategi yang lebih kompleks, menjadikannya salah satu roguelike paling adiktif tahun ini.
7. Solasta 2
Game RPG berbasis aturan Dungeons & Dragons ini kembali hadir dengan skala yang lebih besar.
Solasta 2 menawarkan sistem pertarungan taktis yang mendalam dan pengalaman RPG klasik yang sering dibandingkan dengan game seperti Baldur’s Gate 3.
Industri Gaming Semakin Dinamis
Padatnya rilis game pada Maret 2026 menunjukkan bahwa industri video game semakin dinamis dan kompetitif.
Mulai dari game horor seperti Resident Evil Requiem, ekspansi besar seperti World of Warcraft: Midnight, hingga game indie kreatif seperti Planet of Lana 2, semuanya hadir hampir bersamaan.
Kondisi ini memberi banyak pilihan bagi gamer sebelum industri kembali memanas menjelang rilis besar di akhir tahun. (*)














