Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
BIROKRASIPENDIDIKAN & KESEHATANPERISTIWA

2.019 ASN Resmi Ikuti Komcad 2026, Jalani Latihan Militer di 6 Lembaga: Ini Tahapan dan Target Kemhan

11
×

2.019 ASN Resmi Ikuti Komcad 2026, Jalani Latihan Militer di 6 Lembaga: Ini Tahapan dan Target Kemhan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BEKASI | SENTRAPOS.CO.ID – Kementerian Pertahanan (Kemhan) resmi melepas sebanyak 2.019 aparatur sipil negara (ASN) untuk mengikuti program Komponen Cadangan (Komcad) 2026 yang akan dilaksanakan di enam lembaga pendidikan militer (lemdik).

Program ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperkuat sistem pertahanan negara berbasis sumber daya manusia sipil yang terlatih.

Adapun enam lemdik yang menjadi lokasi pelatihan meliputi Rindam Jaya, Pasmar 1 Cilandak, Wingdik 500 Atang Senjaya, Pusdikkes Kramat Jati, Puskom Bela Negara Rumpin, dan Lanud Halim Perdanakusuma.

Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kemhan, Letjen Gabriel Lema, menyampaikan bahwa tahapan ini merupakan lanjutan dari proses seleksi menuju pendidikan dan latihan dasar militer (Latsarmil).

“Kita masuk pada tahap keberlanjutan seleksi yang akan dilanjutkan dengan pendidikan latihan dasar militer atau Latsarmil, khusus untuk pembentukan Komponen Cadangan,” tegas Gabriel di Monas, Jakarta, Senin (13/4).

Selama pelatihan berlangsung, para peserta akan menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan meliputi aspek jasmani, psikologi, hingga mental ideologi.

Proses tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 17 April 2026, sebelum resmi memasuki pembukaan pelatihan pada 22 April 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma.

Program pelatihan Komcad ini akan berlangsung selama kurang lebih satu setengah bulan, dengan kurikulum yang dirancang untuk membentuk kedisiplinan, kesiapsiagaan, serta wawasan kebangsaan.

Lebih lanjut, Kemhan juga menyiapkan gelombang kedua program Komcad ASN pada pertengahan hingga akhir tahun 2026.

“Tahun ini ditargetkan 4.000 ASN. Dibagi dalam dua gelombang, masing-masing 2.000 peserta. Setelah gelombang pertama selesai, akan dilanjutkan gelombang kedua,” jelas Gabriel.

Sementara itu, Kepala Pusat Komcad Badan Cadangan Nasional, Brigjen Hengki Yuda, mengungkapkan bahwa seluruh peserta yang lolos telah melalui tahapan seleksi ketat, termasuk pemeriksaan administrasi dan kesehatan.

Dari total 2.115 ASN yang mengikuti tes kesehatan, sebanyak 2.019 peserta dinyatakan lolos, sementara 96 orang dinyatakan tidak memenuhi syarat.

“Seleksi dilakukan secara ketat, baik administrasi maupun kesehatan, untuk memastikan peserta siap mengikuti pelatihan Komcad,” ujar Hengki.

Program Komcad sendiri merupakan implementasi dari sistem pertahanan negara yang melibatkan warga sipil sebagai kekuatan cadangan, yang dapat dikerahkan dalam kondisi darurat nasional.

Dengan keterlibatan ASN dalam program ini, pemerintah berharap tercipta sinergi antara sektor sipil dan militer dalam menjaga kedaulatan negara. (*)


Poin Utama Berita

  • 2.019 ASN resmi mengikuti program Komcad 2026
  • Pelatihan digelar di 6 lembaga pendidikan militer
  • Tahapan meliputi seleksi lanjutan dan Latsarmil
  • Pemeriksaan jasmani, psikologi, dan ideologi dilakukan
  • Pelatihan berlangsung sekitar 1,5 bulan
  • Total target Komcad ASN 2026 mencapai 4.000 peserta
  • Gelombang kedua akan digelar pertengahan tahun
  • 96 peserta gugur dalam seleksi kesehatan