KUDUS | Sentrapos.co.id – Ratusan rumah warga di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, mengalami kerusakan setelah diterjang angin kencang yang disertai hujan deras pada Senin (30/3/2026) sore.
Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sebanyak 221 rumah terdampak tersebar di empat desa, yakni Terangmas, Kalirejo, Glagahwaru, dan Medini.
Kepala Pelaksana BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko, menjelaskan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, diawali hujan ringan yang kemudian berubah menjadi hujan lebat disertai angin kencang.
“Data sementara ada 221 rumah terdampak. Kerusakan bervariasi, mulai dari ringan hingga berat akibat atap dan genteng beterbangan,” ujarnya.
Angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik, termasuk di jalur Jalan Kudus–Purwodadi dan permukiman warga. Selain itu, dua bangunan di Desa Terangmas dilaporkan roboh, salah satunya rumah milik warga bernama Seketi yang mengalami kerusakan total.
Korban yang terdampak langsung mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Undaan. Sementara bangunan lain berupa gudang dilaporkan roboh tanpa menimbulkan korban jiwa.
BPBD mencatat kebutuhan mendesak berupa material bangunan, khususnya genteng yang diperkirakan mencapai sekitar 14.400 buah untuk memperbaiki rumah warga.
“Selain logistik pangan, kebutuhan utama saat ini adalah material bangunan untuk percepatan perbaikan rumah warga,” tambah Eko.
Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan penanganan di lokasi, mulai dari asesmen, pembersihan pohon tumbang, hingga koordinasi lintas instansi.
Penanganan melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Kudus, aparat kecamatan dan desa, serta relawan dari komunitas tangguh bencana.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, terutama saat peralihan musim yang rawan angin kencang dan hujan lebat. (*)
Poin Utama Berita
- 221 rumah di Kecamatan Undaan, Kudus rusak akibat angin kencang
- Empat desa terdampak: Terangmas, Kalirejo, Glagahwaru, Medini
- Hujan deras disertai angin menyebabkan atap beterbangan dan pohon tumbang
- Dua bangunan roboh, satu rumah warga rusak total
- BPBD butuh sekitar 14.400 genteng untuk perbaikan
- Warga membutuhkan bantuan logistik dan material bangunan
- Penanganan melibatkan BPBD, aparat, dan relawan

















