JAKARTA | Sentrapos.co.id — Tiga Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia berhasil selamat dari insiden serangan rudal yang menghantam kapal dagang MV Gold Autumn di perairan Laut Arab pada 7 April 2026. Kapal berbendera Panama tersebut mengalami kebakaran hebat setelah dihantam tiga rudal sekaligus di lepas pantai Pakistan.
Kapal yang dioperasikan perusahaan asal China itu diketahui sedang dalam perjalanan dari Shanghai menuju Oman ketika insiden terjadi di sekitar 200 mil laut atau 370 kilometer dari pesisir Pakistan.
Menurut keterangan resmi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Karachi, serangan rudal tersebut menyebabkan kerusakan sistem kapal hingga tidak dapat beroperasi, meski tidak sampai tenggelam.
“Meskipun tidak tenggelam, kapal sempat mengalami kebakaran luas akibat 3 serangan rudal yang akhirnya mengakibatkan kerusakan sistem hingga tidak lagi berfungsi,” tulis KJRI Karachi dalam keterangan resminya.
Total terdapat 22 awak kapal dari berbagai negara, termasuk China, Bangladesh, Myanmar, Vietnam, dan Indonesia. Dari jumlah tersebut, 18 orang berhasil dievakuasi, sementara empat lainnya termasuk kapten kapal memilih tetap berada di atas kapal.
Proses penyelamatan dilakukan oleh Angkatan Laut Pakistan setelah menerima panggilan darurat dari MV Gold Autumn pada 8 April 2026. Para korban kemudian dievakuasi ke Pelabuhan Karachi pada 9 April 2026 menggunakan kapal militer Pakistan Navy Ship.
Setelah mendapat pertolongan pertama dan pemeriksaan medis, para ABK kemudian ditempatkan di hotel dekat Bandara Karachi sebelum dipulangkan secara bertahap.
KJRI Karachi juga mengonfirmasi bahwa kondisi ketiga WNI tersebut cukup memprihatinkan karena seluruh barang pribadi, termasuk dokumen penting, hangus terbakar dalam insiden tersebut.
“Para ABK hanya menyelamatkan diri dengan pakaian yang melekat di badan dan ponsel, sedangkan semua dokumen dan barang lainnya tidak dapat diselamatkan dari kapal,” jelas KJRI Karachi.
Menindaklanjuti kejadian ini, pihak KJRI Karachi bergerak cepat dengan menjemput langsung para ABK serta memproses dokumen perjalanan darurat agar mereka dapat segera kembali ke Indonesia.
Selain itu, KJRI juga berkoordinasi dengan perusahaan kapal untuk memastikan hak-hak para pekerja tetap dipenuhi, termasuk fasilitas pemulangan ke tanah air.
Konsulat menegaskan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan bersama KBRI Islamabad dan otoritas Pakistan untuk menjamin keselamatan serta kepastian hukum para ABK Indonesia yang terdampak insiden tersebut. (*Kumparan.com)
Poin Utama Berita
- 3 ABK Indonesia selamat dari serangan rudal di kapal MV Gold Autumn
- Kapal terbakar hebat setelah dihantam 3 rudal di Laut Arab
- Insiden terjadi saat kapal dari Shanghai menuju Oman
- Total 22 awak kapal dari berbagai negara, 18 berhasil dievakuasi
- Evakuasi dilakukan oleh Angkatan Laut Pakistan
- Seluruh dokumen dan barang pribadi ABK Indonesia hangus terbakar
- KJRI Karachi memproses dokumen darurat dan pemulangan
- Pemerintah RI koordinasi dengan otoritas Pakistan dan perusahaan kapal

















