Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
BOLA

AC Milan Dipermalukan Udinese 0-3 di San Siro! Taktik Allegri Disorot, Peluang Scudetto Kian Menipis

36
×

AC Milan Dipermalukan Udinese 0-3 di San Siro! Taktik Allegri Disorot, Peluang Scudetto Kian Menipis

Sebarkan artikel ini
Screenshot
Example 468x60

MILAN | Sentrapos.co.id — AC Milan menelan kekalahan telak saat menjamu Udinese dalam lanjutan pekan ke-32 Serie A 2025/2026. Bermain di Stadion San Siro, Sabtu (11/4/2026), Rossoneri takluk 0-3 tanpa balas di hadapan publik sendiri.

Hasil ini menjadi pukulan keras bagi AC Milan yang tengah memburu gelar Scudetto. Kekalahan tersebut sekaligus memperkecil peluang mereka di sisa enam pertandingan musim ini.

Udinese tampil efektif sejak awal laga. Gol pembuka tercipta lewat bunuh diri Davide Bartesaghi pada menit ke-27. Tekanan tim tamu berlanjut dan berbuah gol kedua melalui sundulan Jurgen Ekkelenkamp pada menit ke-37.

“Milan bukan hanya kalah, tetapi terlihat kehilangan arah permainan, terutama dalam transisi bertahan.”

Memasuki babak kedua, AC Milan mencoba bangkit dengan sejumlah pergantian pemain. Namun, lemahnya penyelesaian akhir membuat peluang demi peluang gagal dikonversi menjadi gol.

Sebaliknya, Udinese kembali menghukum tuan rumah melalui serangan balik cepat. Arthur Atta memastikan kemenangan telak menjadi 3-0 pada menit ke-71.

Kiper Udinese, Maduka Okoye, tampil solid sepanjang pertandingan dengan sejumlah penyelamatan krusial yang mematahkan upaya Milan.

Kekalahan ini membuat AC Milan tertahan di peringkat ketiga klasemen dengan 63 poin. Sementara itu, Udinese nyaman di papan tengah dengan raihan 43 poin.

Sorotan tajam mengarah pada pelatih Massimiliano Allegri yang melakukan eksperimen taktik dengan mengubah formasi dari 3-5-2 ke 4-3-3.

“Perubahan sistem ini justru membuka celah besar di lini belakang dan membuat keseimbangan tim terganggu.”

Penempatan Rafael Leao sebagai ujung tombak dinilai kurang efektif. Lini depan Milan kehilangan ketajaman, sementara koordinasi antar lini terlihat tidak padu.

Allegri pun mengakui timnya sedang dalam periode sulit.

“Ini momen sulit bagi tim. Kami kalah dalam beberapa laga terakhir dan gagal mencetak gol. Itu tidak bisa diterima untuk tim seperti Milan,” tegasnya.

Selain lini depan, masalah juga terlihat pada organisasi pertahanan. Allegri menilai timnya terlalu terburu-buru dalam bertahan sehingga mudah ditembus lawan.

Kekalahan ini juga memicu reaksi keras dari suporter di San Siro. Namun, Allegri menilai hal tersebut sebagai bagian wajar dalam sepak bola.

Dengan kompetisi memasuki fase krusial, AC Milan kini berada dalam tekanan besar. Tidak hanya peluang juara yang menipis, posisi mereka di zona Liga Champions juga mulai terancam.

“Jika tidak segera bangkit, Milan berisiko kehilangan segalanya di akhir musim.” (*)


Poin Utama Berita

  • AC Milan kalah telak 0-3 dari Udinese di San Siro
  • Gol Udinese dicetak Bartesaghi (OG), Ekkelenkamp, dan Atta
  • Milan gagal mencetak gol meski banyak peluang
  • Perubahan formasi Allegri dinilai gagal total
  • Lini belakang rapuh dan koordinasi buruk
  • Posisi Milan tertahan di peringkat 3 dengan 63 poin
  • Peluang Scudetto semakin menipis
  • Tekanan terhadap Allegri semakin besar
  • Ancaman kehilangan tiket Liga Champions mulai nyata