Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALPERISTIWASOSIAL POLITIK

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni Jadi Korban Pemerasan KPK Gadungan, Polisi Tangkap 4 Pelaku

17
×

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni Jadi Korban Pemerasan KPK Gadungan, Polisi Tangkap 4 Pelaku

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Kasus pemerasan dengan modus mencatut nama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terungkap di Jakarta. Polda Metro Jaya memastikan korban dalam kasus ini adalah Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, membenarkan bahwa Sahroni merupakan pelapor dalam perkara tersebut.

“Benar, korban Ahmad Sahroni,” ujar Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat (10/4/2026).

Dilaporkan Langsung, Polisi Bergerak Cepat

Kasus ini bermula dari laporan yang diajukan Sahroni pada Kamis (9/4) malam. Menindaklanjuti laporan tersebut, Polda Metro Jaya langsung berkoordinasi dengan pihak internal Komisi Pemberantasan Korupsi.

Hasilnya, tim gabungan berhasil mengamankan empat orang yang diduga sebagai pelaku pemerasan dengan modus sebagai pegawai KPK.

Modus Catut Nama Pimpinan KPK

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa para pelaku menjalankan aksi secara terorganisir.

“Tim gabungan KPK dan Polda Metro Jaya mengamankan empat orang yang mengaku sebagai pegawai KPK dan dapat mengatur penanganan perkara,” jelasnya.

Para pelaku bahkan mengaku sebagai utusan pimpinan KPK untuk menekan korban agar menyerahkan sejumlah uang dengan iming-iming pengaturan kasus.

“Oknum ini mengaku sebagai utusan pimpinan KPK dan meminta sejumlah uang kepada anggota DPR,” tambahnya.

Amankan Barang Bukti Ratusan Juta

Dalam operasi penangkapan, aparat berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai dalam mata uang asing.

“Tim juga mengamankan barang bukti berupa uang sebesar USD 17.400,” ungkap Budi Prasetyo.

Jika dikonversikan ke rupiah, jumlah tersebut berkisar antara Rp270 juta hingga Rp300 juta.

Diduga Sudah Beraksi Lebih dari Sekali

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, komplotan ini diduga telah melakukan aksi serupa sebelumnya dengan menyasar pejabat publik.

Saat ini, keempat pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya guna mengungkap kemungkinan adanya korban lain.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Ahmad Sahroni terkait kasus pemerasan yang menimpanya. (*)


Poin Utama Berita

  • Ahmad Sahroni jadi korban pemerasan KPK gadungan
  • Polda Metro Jaya tangkap 4 pelaku
  • Modus mengaku utusan pimpinan KPK untuk atur perkara
  • Barang bukti USD 17.400 (Rp270–300 juta) disita
  • Diduga pelaku sudah beraksi lebih dari sekali
  • Polisi dalami kemungkinan korban lain dari pejabat publik