JAKARTA | Sentrapos.co.id – Pemerintah memastikan kesiapan transportasi nasional menghadapi arus mudik Lebaran 2026 dalam kondisi aman, lancar, dan terkendali. Hal ini ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), usai melakukan pemantauan langsung dari Command Center Kementerian Perhubungan, Selasa (17/3/2026).
Pemantauan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh moda transportasi, mulai dari darat, laut, udara, hingga perkeretaapian, sebagai bagian dari penguatan koordinasi lintas sektor.
“Secara umum, pelaksanaan transportasi mudik berjalan sesuai rencana. Meskipun terdapat dinamika di lapangan, kondisinya tetap terkendali,” ujar AHY.
Pantau Langsung Seluruh Moda Transportasi
Dalam pemantauan tersebut, AHY juga melakukan komunikasi langsung dengan petugas di berbagai daerah melalui sambungan virtual.
Ia memantau sektor transportasi darat di Aceh, sektor laut melalui KSOP Batam, transportasi udara melalui Bandara Juanda Surabaya, serta sektor perkeretaapian di Semarang.
“Kami berkomunikasi langsung dengan petugas di lapangan untuk memastikan semua berjalan optimal,” jelasnya.
Pemerintah Siapkan Diskon Besar untuk Pemudik
Sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat, pemerintah juga menyiapkan sejumlah kebijakan strategis untuk menekan biaya perjalanan selama mudik.
Beberapa stimulus yang diberikan antara lain:
-
Diskon tarif jalan tol hingga 30 persen
-
Potongan harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi hingga 18 persen
-
Diskon tiket kapal laut dan kereta api hingga 30 persen
Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus mendorong mobilitas masyarakat secara lebih terjangkau.
Komitmen Mudik Aman dan Nyaman
AHY menegaskan, pemerintah berkomitmen penuh memastikan seluruh proses mudik berjalan aman dan selamat bagi masyarakat.
Koordinasi lintas kementerian dan lembaga terus diperkuat, termasuk pemantauan intensif hingga periode arus balik Lebaran.
Libatkan Media dan Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, AHY juga mengapresiasi peran media dalam menyampaikan informasi kepada publik serta membuka ruang partisipasi masyarakat.
“Kami mohon masukan dari lapangan dapat disampaikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan,” tegasnya.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga respons cepat terhadap dinamika di lapangan selama periode mudik Lebaran. (*)




















