JAKARTA | Sentrapos.co.id – Aparat kepolisian berhasil menggagalkan aksi nekat seorang wanita yang terjadi di kawasan sekitar Istana Presiden pada Minggu (22/3/2026). Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di RSCM.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan bahwa petugas bertindak cepat dengan mengamankan dan menenangkan korban di lokasi kejadian.
“Saat kejadian, korban langsung ditangani dan mendapatkan perawatan di RSCM hingga saat ini,” ujar Reynold, Selasa (25/3/2026).
Respons Cepat Petugas Cegah Hal Fatal
Menurut Reynold, anggota yang berada di lokasi segera melakukan pendekatan persuasif untuk mencegah korban mengambil tindakan berisiko. Petugas juga berupaya memberikan rasa aman agar situasi dapat dikendalikan.
Setelah kondisi korban stabil dan kooperatif, wanita berinisial JS tersebut dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk pemeriksaan awal sebelum dirujuk ke rumah sakit.
“Kami memberikan pendampingan serta memastikan korban mendapatkan penanganan medis dan psikologis yang tepat,” jelasnya.
Jalani Pemeriksaan Medis dan Psikologis
Di RSCM, korban kini menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan, termasuk evaluasi kondisi psikologis guna mengetahui faktor pemicu kejadian tersebut.
Pihak kepolisian juga terus berkoordinasi dengan tim medis untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.
Dugaan Masalah Psikologis Masih Didalami
Dari informasi awal, korban diduga mengalami tekanan psikologis. Namun, hingga kini penyebab pasti belum dapat disimpulkan karena korban masih dalam perawatan intensif.
Edukasi: Pentingnya Dukungan Kesehatan Mental
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental. Dukungan keluarga, lingkungan, serta akses terhadap layanan konseling dan profesional sangat diperlukan untuk mencegah kondisi krisis.
Masyarakat juga diimbau untuk lebih peka terhadap tanda-tanda tekanan psikologis di sekitar serta segera mencari bantuan jika diperlukan. (*)




















