Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Aksi Unik Warga Nganjuk Tanam Pisang di Jalan Rusak, Bupati & DPRD Langsung Turun Sidak dan Pastikan Perbaikan Rp 400 Juta

18
×

Aksi Unik Warga Nganjuk Tanam Pisang di Jalan Rusak, Bupati & DPRD Langsung Turun Sidak dan Pastikan Perbaikan Rp 400 Juta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

NGANJUK | Sentrapos.co.id — Aksi protes kreatif warga Dusun Tempel, Desa/Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, menanam pohon pisang di jalan rusak hampir 1 kilometer, langsung direspons Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan Wakil Ketua DPRD Nganjuk Endah Sri Murtini.

Sidak dilakukan terpisah pada Rabu (8/4/2026). Endah lebih dulu turun pada pukul 09.00 WIB, mengecek pohon pisang yang ditanam warga sejak Senin (6/4/2026).

“Ini memang lagi ramai. Bahkan yang ditanami pisang bukan hanya lubang, tapi juga jalan yang tidak berlubang. Artinya, ini bentuk protes yang sangat serius dari masyarakat,” ujar Endah.

Endah memastikan perbaikan jalan akan direalisasikan dengan total anggaran Rp 400 juta, Rp 200 juta dari APBD 2026 melalui Pokok Pikiran (Pokir) dan Rp 200 juta dialihkan dari program lain untuk mempercepat pengerjaan, menjelang kegiatan Nyadran dan agenda kesenian setempat.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi hadir sekitar pukul 13.00 WIB untuk memeriksa kondisi jalan dan berdialog dengan warga. Ia menegaskan, karena status jalan adalah jalan desa, penyerahan ke Pemerintah Kabupaten akan segera dilakukan. Dinas PUPR akan menyusun perencanaan teknis sebelum pekerjaan fisik dimulai, ditargetkan pada 20 April 2026.

Aksi unik warga pada Senin (6/4/2026) tidak hanya menanam pohon pisang, tetapi juga menebar ikan lele di genangan air lubang jalan. Warga menyatakan frustrasi karena jalan vital ini belum diperbaiki selama lebih dari enam tahun, padahal menjadi akses utama antar desa dan jalur ekonomi warga.

“Ini bentuk protes damai, tapi penuh pesan tegas kepada pemerintah agar memperhatikan kebutuhan warga,” ujar seorang warga.

Respons cepat Bupati dan DPRD diharapkan menjadi momentum perbaikan infrastruktur yang lebih transparan dan tepat sasaran di Nganjuk. (*Detik.com)


Poin Utama Berita

  • Warga Dusun Tempel Nganjuk menanam pohon pisang di jalan rusak hampir 1 km sebagai bentuk protes damai.
  • Bupati Nganjuk dan Wakil Ketua DPRD melakukan sidak terpisah untuk mengecek kondisi jalan.
  • Total anggaran perbaikan jalan sebesar Rp 400 juta, Rp 200 juta dari APBD dan Rp 200 juta dialihkan dari program lain.
  • Bupati memastikan status jalan desa akan diserahkan ke Pemerintah Kabupaten agar perbaikan segera dilakukan.
  • Pekerjaan fisik perbaikan jalan ditargetkan mulai 20 April 2026.
  • Aksi warga menarik perhatian publik karena unik dan mendesak pemerintah mempercepat perbaikan infrastruktur vital.