JAKARTA | Sentrapos.co.id — Aktor asal Inggris John Alford dilaporkan meninggal dunia di dalam penjara pada usia 54 tahun. Saat ditemukan tewas, Alford tengah menjalani hukuman 8 tahun 6 bulan penjara atas kasus kekerasan seksual terhadap dua gadis di bawah umur.
Kabar kematian aktor tersebut dikonfirmasi oleh pihak penjara melalui pernyataan resmi yang dikutip media internasional.
“John Shannon meninggal di penjara pada 13 Maret 2026,” demikian pernyataan juru bicara penjara yang dikutip dari laporan media.
Dalam pernyataan tersebut juga disebutkan bahwa seperti semua kasus kematian dalam tahanan, Ombudsman Penjara dan Pengawasan akan melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian.
Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Sel
Menurut laporan media Inggris, aktor yang memiliki nama asli John Shannon itu ditemukan tidak sadarkan diri di tempat tidurnya di HMP Bure, sebuah penjara kategori C yang berada di wilayah Norfolk, Inggris.
Petugas penjara awalnya mengira Alford masih tertidur ketika ia tidak bangun pada pagi hari. Namun saat petugas mencoba membangunkannya, tidak ada respons.
“Dia tidak bangun di pagi hari. Ketika mereka mencoba membangunkannya, tidak ada respons dan mereka menyadari dia telah meninggal,” kata seorang sumber kepada media.
Petugas medis kemudian dipanggil ke lokasi, namun upaya penyelamatan tidak berhasil.
Karier Populer di Era 1980-an
John Alford dikenal publik Inggris sejak usia muda melalui perannya sebagai Robbie Wright dalam drama remaja BBC berjudul “Grange Hill” pada era 1980-an.
Saat membintangi serial tersebut, ia baru berusia 13 tahun.
Kariernya kemudian berlanjut pada 1990-an ketika ia memerankan karakter Billy Ray, seorang petugas pemadam kebakaran dalam serial televisi populer “London’s Burning.”
Namun perjalanan kariernya di dunia hiburan tidak berlangsung lama.
Kerap Tersandung Masalah Hukum
Karier Alford di televisi mulai meredup setelah ia terjerat kasus hukum.
Pada 1999, ia dijatuhi hukuman 9 bulan penjara karena terbukti memasok narkotika jenis kokain dan ganja, meskipun akhirnya hanya menjalani sekitar enam minggu masa tahanan.
Ia sempat kembali tampil di dunia hiburan pada awal 2000-an, tetapi kembali bermasalah dengan hukum pada 2018 setelah didakwa melakukan perlawanan terhadap petugas kepolisian.




















