“Negara melalui aparat penegak hukum memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan kasus kekerasan terhadap aktivis tidak berakhir impunitas,” ujarnya.
Kronologi Penyiraman Air Keras
Diketahui, Andrie Yunus mengalami serangan penyiraman air keras saat mengendarai sepeda motor di kawasan Salemba, Jakarta Timur, usai menghadiri kegiatan siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).
Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya mengungkapkan bahwa pelaku berjumlah dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor.
Ciri-ciri pelaku antara lain:
-
Pengemudi mengenakan kaos kombinasi putih-biru, celana gelap, dan helm hitam
-
Penumpang menggunakan masker penutup wajah hitam, kaos biru tua, dan celana jeans biru yang dilipat
“Salah satu pelaku menyiramkan air keras ke arah korban hingga mengenai tubuhnya. Korban langsung berteriak kesakitan dan menjatuhkan motornya,” jelas Dimas.
Kasus ini kini masih dalam proses penyelidikan oleh aparat kepolisian untuk mengungkap pelaku serta motif di balik serangan terhadap aktivis HAM tersebut. (*)




















