JEMBER | Sentrapos.co.id — Bencana angin kencang disertai hujan deras melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Jumat (6/3/2026) sore hingga malam. Dampaknya, empat sekolah mengalami kerusakan, puluhan pohon tumbang, gudang tembakau roboh, serta belasan rumah warga rusak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat angin kencang tersebut menerjang beberapa wilayah di bagian selatan Jember, terutama Kecamatan Wuluhan, Kencong, dan Gumukmas.
“Bencana angin kencang melanda sejumlah wilayah di selatan Jember yakni Kecamatan Wuluhan, Kencong, dan Gumukmas,” kata Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo, Sabtu (7/3/2026).
50 Pohon Tumbang dan 17 Rumah Rusak
Edy menjelaskan angin kencang paling parah terjadi di Desa Kesilir dan Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wuluhan.
Di wilayah tersebut tercatat 50 pohon tumbang yang sebagian menutup akses jalan desa serta menimpa rumah warga.
Selain itu, sebanyak 17 rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang, sementara 15 gudang tembakau dilaporkan roboh akibat terjangan angin kencang.
“Hujan disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang ke arah jalan desa hingga menimpa rumah warga, merobohkan gudang tembakau, serta merusak dapur dan atap rumah,” jelas Edy.
Empat Sekolah Ikut Terdampak
Selain permukiman warga, fasilitas pendidikan juga mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.
Empat sekolah yang terdampak antara lain:
-
SDN Kesilir 01
-
SDN Tanjungrejo 04
-
SDN Tanjungrejo 05
-
SDN Tanjungrejo 06
Kerusakan terutama terjadi pada bagian atap bangunan sekolah yang terdampak angin kencang.
Satu Warga Terluka
Angin kencang juga dilaporkan melanda Desa Paseban, Kecamatan Kencong, yang menyebabkan pohon tumbang menimpa atap rumah warga.
Akibat kejadian tersebut, satu orang warga mengalami luka setelah tertimpa genteng yang jatuh dari atap rumahnya.
Sementara di Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas, angin kencang menyebabkan dapur rumah dan kandang ternak milik warga roboh.
Warga Mengungsi ke Rumah Kerabat
Salah satu insiden terjadi ketika gudang tembakau roboh dan menimpa rumah warga bernama Supri (45).
Rumah tersebut mengalami kerusakan sedang, sehingga korban bersama keluarganya mengungsi sementara ke rumah kerabat.
Tim BPBD Lakukan Penanganan Darurat
BPBD Jember melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian, termasuk mengevakuasi pohon tumbang yang menutup jalan desa.
“Penanganan pohon tumbang yang menimpa jalan sudah selesai sehingga akses lalu lintas kembali normal,” kata Edy.
Sementara itu, proses penanganan pohon yang menimpa rumah warga telah terselesaikan sekitar 80 persen.
Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem
BPBD Jember mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.
Warga juga diminta memperhatikan pohon besar yang berpotensi tumbang di sekitar permukiman.
“Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap cuaca ekstrem dan mewaspadai pohon yang rawan tumbang,” ujar Edy. (*)




















