Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
EKONOMI & BISNISNASIONALPERISTIWA

Menkeu Pastikan APBN 2026 Aman Meski Harga Minyak Tembus USD100, Defisit Tetap Terkendali

28
×

Menkeu Pastikan APBN 2026 Aman Meski Harga Minyak Tembus USD100, Defisit Tetap Terkendali

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA, SENTRAPOS.CO.ID – Pemerintah memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tetap aman dan terkendali, meskipun harga minyak dunia mengalami lonjakan signifikan hingga menyentuh kisaran USD100 per barel.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk menghadapi tekanan global, sehingga stabilitas fiskal tetap terjaga.

“Meski harga minyak mencapai USD100 per barel hingga akhir tahun, anggaran kita masih berkesinambungan dan defisit tetap terkendali,” tegas Purbaya, Rabu (1/4/2026).

Ia memastikan, defisit APBN tetap berada dalam batas aman, yakni tidak melampaui 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).


Purbaya juga menegaskan bahwa pemerintah memiliki ruang fiskal yang cukup untuk memberikan bantalan (cushion) terhadap gejolak ekonomi global, termasuk dampak dari konflik geopolitik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak.

“Tidak perlu khawatir anggaran morat-marit, semua sudah diperhitungkan hingga akhir tahun,” ujarnya.


Sejalan dengan langkah tersebut, pemerintah juga menjalankan kebijakan efisiensi anggaran, termasuk optimalisasi program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut program tersebut kini difokuskan selama 5 hari dalam seminggu, dengan pengecualian bagi wilayah tertentu.

“Potensi efisiensi dari kebijakan ini mencapai Rp20 triliun,” ungkap Airlangga.

Kebijakan ini tetap memprioritaskan kelompok rentan seperti daerah 3T, asrama, dan wilayah dengan tingkat stunting tinggi.


Di tengah tekanan global, harga minyak mentah dunia tercatat masih tinggi. Minyak jenis Brent berada di kisaran USD112,32 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) mencapai USD102,53 per barel.

Meski demikian, pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga memastikan tidak ada perubahan harga BBM per 1 April 2026, sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat.


Pemerintah menegaskan bahwa seluruh kebijakan ini merupakan bagian dari strategi besar untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional, menjaga stabilitas fiskal, serta memastikan ekonomi tetap tumbuh di tengah tekanan global.

“Kami mengajak masyarakat dan dunia usaha tetap produktif dan mendukung langkah efisiensi ini,” tutup Airlangga.


Poin Utama Berita

  • APBN 2026 dipastikan tetap aman meski harga minyak tembus USD100/barel
  • Defisit dijaga di bawah 3% PDB sesuai batas aman fiskal
  • Pemerintah siapkan cushion ekonomi hadapi gejolak global
  • Program MBG dioptimalkan, berpotensi hemat Rp20 triliun
  • Harga minyak dunia naik akibat konflik Timur Tengah
  • Harga BBM dalam negeri tetap stabil tanpa kenaikan
  • Strategi pemerintah fokus pada efisiensi dan ketahanan ekonomi