Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
OTOMOTIF

Aprilia Menggila di MotoGP Thailand 2026, Bezzecchi Dominan di Buriram

52
×

Aprilia Menggila di MotoGP Thailand 2026, Bezzecchi Dominan di Buriram

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BURIRAM | Sentrapos.co.idMotoGP Thailand menjadi panggung unjuk kekuatan Aprilia Racing. Dalam balapan utama yang digelar di Sirkuit Buriram, Minggu (1/3/2026), empat pembalap Aprilia finis di lima besar, menegaskan ancaman serius mereka dalam perebutan gelar musim ini.

Kemenangan diraih oleh Marco Bezzecchi yang tampil dominan dan finis dengan selisih 5,5 detik atas Pedro Acosta (KTM). Sementara itu, Raul Fernandez finis ketiga, diikuti Jorge Martin di posisi keempat dan Ai Ogura di urutan kelima.


Martin Akui Bezzecchi di Level Berbeda

Jorge Martin tak ragu mengakui performa rekan setimnya tersebut berada di level berbeda pada seri pembuka ini. Menurutnya, Bezzecchi tampil lebih matang dan konsisten sepanjang akhir pekan.

“Saya rasa kualifikasi kini harus jadi fokus saya. Soal kecepatan, jika mengesampingkan Marco karena dia berada di level yang berbeda saat ini, saya tidak terlalu jauh dari posisi kedua atau ketiga,” ujar Martin dikutip dari Motorsport.com.

Martin menilai peningkatan performanya masih bisa dikejar, terutama dalam satu lap cepat saat sesi kualifikasi.


Bezzecchi Pilih Tetap Tenang

Meski tampil impresif, Bezzecchi menolak untuk jemawa. Murid didikan legenda MotoGP Valentino Rossi itu menyebut musim masih panjang dan satu kemenangan belum cukup menjadi tolok ukur dominasi.

“Aprilia bekerja sangat baik musim dingin ini. Mereka memberi kami banyak hal penting untuk dicoba. Tapi ini baru satu balapan. Musim ini sangat panjang,” ujar Bezzecchi.

Ia menegaskan fokus tim adalah memaksimalkan setiap akhir pekan balapan tanpa terbuai hasil awal.


Ancaman Nyata di Musim 2026

Hasil di Buriram menjadi sinyal kuat bahwa Aprilia siap bersaing di papan atas MotoGP 2026. Kombinasi kecepatan, konsistensi, dan strategi tim membuat mereka menjadi salah satu kandidat serius dalam perebutan gelar juara dunia.

Balapan-balapan berikutnya akan menjadi ujian konsistensi bagi Aprilia, apakah dominasi di Thailand mampu berlanjut di sirkuit dengan karakter berbeda. (*)