GIANYAR | Sentrapos.co.id – Laga panas Derby Jawa Timur antara Arema FC kontra Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Super League dipastikan berlangsung dalam atmosfer berbeda. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, tanpa kehadiran penonton.
Keputusan ini menjadikan duel klasik penuh gengsi tersebut berstatus netral, tanpa dukungan langsung dari suporter kedua tim.
“Iya sudah fix. Tanpa penonton ya,” tegas Ketua Panitia Pelaksana Stadion Dipta, I Ketut Swantika, Kamis (23/4/2026).
Pemindahan venue dilakukan karena Arema FC tidak mendapatkan izin menggunakan Stadion Kanjuruhan sebagai kandang. Selain itu, padatnya jadwal penggunaan Stadion Dipta juga menjadi faktor pendukung.
Dalam kurun waktu sepekan, stadion tersebut digunakan untuk beberapa pertandingan penting, termasuk laga Bali United, PSIM Yogyakarta, hingga PSM Makassar.
Keputusan tanpa penonton diambil sebagai langkah antisipatif untuk menjaga keamanan dan ketertiban, mengingat tingginya tensi dalam setiap pertemuan kedua tim.
“Pertandingan tetap berjalan sesuai jadwal dengan pengamanan maksimal,” menjadi prinsip utama penyelenggaraan laga ini.
Derby ini juga masih dibayangi memori kelam tragedi Kanjuruhan 2022, yang menjadi pertimbangan serius dalam pengambilan kebijakan terkait keamanan pertandingan.
Rekor Tak Menguntungkan Arema FC
Meski Stadion Dipta bukan tempat asing bagi Arema FC—yang sempat menjadikannya markas pada musim 2023/2024—catatan mereka saat menghadapi Persebaya di stadion ini tidak menggembirakan.
Arema FC belum pernah menang atas Persebaya di Dipta, dengan hasil satu kali imbang dan satu kekalahan.
Bahkan secara keseluruhan, rekor pertemuan kedua tim menunjukkan dominasi Persebaya. Dalam sembilan laga terakhir, Arema FC hanya mampu meraih tiga hasil imbang dan menelan enam kekalahan.
“Dominasi Persebaya dalam beberapa musim terakhir menjadi tekanan tersendiri bagi Arema FC.”
Kemenangan terakhir Singo Edan atas Bajol Ijo tercatat pada tahun 2018 dengan skor tipis 1-0. Sejak saat itu, Persebaya lebih sering keluar sebagai pemenang dalam derby bergengsi ini.
Performa Arema FC di Stadion Dipta musim ini juga belum konsisten. Pada putaran pertama, mereka harus mengakui keunggulan Bali United dengan skor 0-1 di venue yang sama.
Ujian Berat Tanpa Suporter
Tanpa dukungan Aremania, Arema FC diprediksi menghadapi tekanan lebih besar. Sementara itu, Persebaya berpotensi memanfaatkan situasi netral ini untuk kembali melanjutkan tren positif mereka.
“Derby tanpa penonton ini bukan hanya soal taktik, tetapi juga mental dan konsistensi permainan.”
Laga ini dipastikan tetap menyajikan tensi tinggi meski tanpa gemuruh tribun, sekaligus menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua tim dalam perebutan poin penting di klasemen. (*)
Poin Utama Berita
- Derby Jatim Arema FC vs Persebaya digelar di Stadion Dipta, Gianyar
- Pertandingan berlangsung tanpa penonton demi keamanan
- Status laga menjadi netral tanpa dukungan suporter
- Arema FC tidak mendapat izin memakai Stadion Kanjuruhan
- Rekor Arema FC buruk saat menghadapi Persebaya di Dipta
- Persebaya dominan dalam 9 pertemuan terakhir
- Laga jadi ujian berat bagi Arema FC tanpa dukungan Aremania

















