JAKARTA | Sentrapos.co.id — Arsenal harus puas membawa pulang hasil imbang 1-1 saat menghadapi Bayer Leverkusen pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 di BayArena, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB.
Manajer Arsenal Mikel Arteta mengaku frustrasi dengan hasil tersebut, terutama karena timnya kebobolan dari situasi bola mati, yang selama ini justru menjadi salah satu kekuatan utama The Gunners.
Gol Robert Andrich dari sepak pojok pada awal babak kedua sempat membawa Leverkusen unggul. Namun, penalti Kai Havertz di menit akhir memastikan duel tetap terbuka menjelang leg kedua di Emirates Stadium.
Arteta Soroti Kurangnya Urgensi Arsenal
Arteta menilai gol yang bersarang ke gawang Arsenal terjadi karena kurangnya konsentrasi dan perhatian dari para pemainnya.
“Ada dua sisi dari situasi itu. Pertama adalah kualitas lawan yang mampu memanfaatkan kelemahan tersebut, dan kedua adalah kurangnya perhatian atau urgensi dari kami dalam situasi itu,” ujar Arteta seperti dikutip dari Express.
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa timnya sebenarnya sudah mengantisipasi skema bola mati dari Leverkusen.
“Kami bahkan sudah menunjukkan beberapa contoh dari pertandingan sebelumnya, tetapi kami tidak siap menghadapinya dan akhirnya kami tertangkap,” lanjutnya.
Peluang Arsenal Terbatas
Dalam pertandingan tersebut, Arsenal sebenarnya memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol tambahan.
Tembakan Gabriel Martinelli sempat membentur mistar gawang, sementara sundulan Jurrien Timber juga nyaris membuahkan gol.
Namun secara keseluruhan, The Gunners dinilai tidak cukup menciptakan peluang berbahaya sepanjang pertandingan.
Arteta Puji Performa Noni Madueke
Meski kecewa dengan hasil akhir, Arteta memberikan pujian khusus kepada Noni Madueke, yang dinilai memberikan energi baru bagi Arsenal saat masuk sebagai pemain pengganti.
“Tidak mengejutkan sama sekali karena itu kualitas terbesarnya. Dia sangat berani dan menjadi ancaman nyata bagi lawan,” kata Arteta.
Menurutnya, kehadiran pemain dengan kemampuan individu seperti Madueke sangat penting dalam pertandingan besar di Liga Champions.
Arteta Akui Sulitnya Liga Champions
Arteta juga menegaskan bahwa Liga Champions merupakan kompetisi yang sangat sulit dimenangkan, terutama saat bermain di kandang lawan.
“Ini menunjukkan betapa sulitnya menang melawan siapa pun di kompetisi ini, terutama saat bermain tandang,” ujar Arteta.
Ia menambahkan bahwa setiap pertandingan membutuhkan fokus tinggi dan eksekusi taktik yang sempurna.
Arsenal Janji Tampil Lebih Baik di Leg Kedua
Meski tidak puas dengan performa timnya, Arteta tetap optimistis Arsenal bisa tampil lebih baik saat menjamu Leverkusen di Emirates Stadium pada leg kedua pekan depan.
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan akan melakukan evaluasi dan penyesuaian taktik untuk meningkatkan kualitas permainan timnya.
“Tingkat eksekusi kami harus lebih baik, dan itu akan kami perbaiki pada leg kedua. Kami akan menyesuaikan beberapa hal dan melangkah maju,” tegas Arteta.
Hasil imbang ini membuat peluang kedua tim untuk lolos ke perempat final Liga Champions masih terbuka lebar.
Pertandingan leg kedua di London diprediksi akan berlangsung sengit karena Arsenal akan berusaha memanfaatkan dukungan publik Emirates Stadium, sementara Bayer Leverkusen tetap memiliki peluang besar untuk mencuri kemenangan. (*)




















