WASHINGTON | Sentrapos.co.id – Amerika Serikat terus memperkuat kehadiran militernya di Timur Tengah di tengah meningkatnya tensi konflik dengan Iran. Setelah mengerahkan kapal induk USS George H. W. Bush, Washington kini mengirim tambahan pesawat tempur jenis Fairchild Republic A-10 Thunderbolt II.
Laporan The New York Times menyebutkan, Pentagon mengirim sekitar 18 unit A-10 ke kawasan tersebut, melengkapi sekitar 12 unit yang sudah lebih dulu ditempatkan di Timur Tengah.
Pengerahan pesawat A-10 ini dinilai sebagai sinyal bahwa sistem pertahanan udara Iran telah melemah secara signifikan.
“Pesawat A-10 cenderung rentan terhadap sistem pertahanan udara. Pengerahannya menunjukkan kondisi pertahanan Iran sudah tidak optimal,” tulis laporan tersebut.
Pesawat A-10 dikenal sebagai platform serangan darat yang mampu terbang rendah dan lambat, serta dilengkapi meriam 30 mm dengan kemampuan tembak tinggi untuk mendukung operasi tempur di garis depan.
Kehadiran pesawat ini diperkirakan akan memperkuat operasi militer AS di sekitar Selat Hormuz dan Pulau Kharg—dua titik vital dalam jalur distribusi energi global.
Di sisi lain, Iran secara tegas membantah klaim Presiden AS Donald Trump yang menyebut Teheran telah meminta gencatan senjata.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa tidak ada permintaan damai yang diajukan kepada Washington.
“Laporan mengenai permintaan gencatan senjata hanyalah spekulasi media. Iran tidak pernah mengajukan proposal perdamaian,” tegas Araghchi.
Ia menambahkan bahwa Iran akan terus melanjutkan perlawanan hingga pihak yang dianggap sebagai agresor bertanggung jawab dan memberikan kompensasi atas kerugian yang terjadi.
Sebelumnya, Trump melalui pernyataannya mengklaim Iran telah mengajukan permintaan gencatan senjata dan menyatakan AS akan mempertimbangkannya dengan syarat pembukaan Selat Hormuz.
“Kami akan mempertimbangkan jika Selat Hormuz dibuka kembali secara bebas,” ujar Trump.
Namun, bantahan keras dari Teheran menegaskan bahwa konflik masih jauh dari mereda, bahkan berpotensi semakin meningkat di tengah pengerahan kekuatan militer tambahan oleh AS.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran global, terutama terkait stabilitas kawasan dan dampaknya terhadap pasokan energi dunia. (*)
Poin Utama Berita
- AS kirim tambahan 18 pesawat A-10 ke Timur Tengah
- Kapal induk USS George H.W. Bush sebelumnya telah dikerahkan
- Pengerahan A-10 indikasi pertahanan udara Iran melemah
- Iran bantah klaim Trump soal permintaan gencatan senjata
- Iran tegaskan perang akan terus berlanjut
- Selat Hormuz jadi titik krusial konflik
- Ketegangan AS–Iran berpotensi semakin meningkat

















