WASHINGTON | Sentrapos.co.id – Pemerintah Amerika Serikat menawarkan hadiah hingga US$10 juta atau sekitar Rp169,6 miliar bagi siapa saja yang memberikan informasi terkait sejumlah pejabat tinggi militer dan intelijen Iran.
Program pencarian informasi tersebut diumumkan melalui situs resmi Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dan menargetkan tokoh-tokoh penting yang berafiliasi dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) atau Korps Garda Revolusi Islam Iran.
Dalam daftar tersebut, pemimpin tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei menjadi salah satu figur utama yang diburu informasinya oleh pemerintah Amerika Serikat.
Mojtaba Khamenei Masuk Daftar Pencarian
Mojtaba Khamenei diketahui baru saja menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, sebagai pemimpin tertinggi Iran setelah sang ayah dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026.
Meski telah menyampaikan pernyataan publik pertamanya pada Kamis (12/3/2026), Mojtaba Khamenei hingga kini belum muncul secara langsung di hadapan publik.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa ia diduga mengalami luka dalam serangan tersebut.
Langkah Washington memasukkan nama Mojtaba Khamenei ke dalam daftar pencarian menjadi salah satu sinyal meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
Sejumlah Pejabat Penting Iran Turut Diburu
Selain Mojtaba Khamenei, pemerintah Amerika Serikat juga mencari informasi terkait sembilan pejabat penting lainnya yang dianggap memiliki peran strategis dalam struktur keamanan Iran.
Beberapa nama yang disebutkan antara lain:
-
Ali Larijani, tokoh senior politik Iran
-
Esmail Khatib, Menteri Intelijen Iran
-
Eskandar Momeni, Menteri Dalam Negeri Iran
-
Sejumlah pejabat yang bekerja di kantor pemimpin tertinggi Iran




















