Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HEADLINE NEWS

Bahlil Tegaskan Energi Nuklir Jadi Fokus DEN, Tunggu Arahan Presiden Prabowo

16
×

Bahlil Tegaskan Energi Nuklir Jadi Fokus DEN, Tunggu Arahan Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, yang baru dilantik sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN), menegaskan bahwa pengembangan energi nuklir menjadi salah satu fokus kerja DEN dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia.

Meski demikian, Bahlil belum merinci lebih jauh rencana pengembangan tenaga nuklir tersebut. Ia menekankan bahwa DEN akan menggelar rapat perdana terlebih dahulu sebelum merumuskan langkah kebijakan konkret dan melaporkannya kepada Prabowo Subianto.

“Kami sudah bekerja dengan membangun beberapa tahapan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) hingga penyusunan berbagai kebijakan. Di dalamnya termasuk pengembangan energi baru dan terbarukan, serta mendorong pemanfaatan tenaga nuklir,” ujar Bahlil menjawab pertanyaan wartawan usai pelantikan Dewan Energi Nasional di Istana Negara, Rabu sore.

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil menyampaikan bahwa DEN akan mendengarkan arahan Presiden setelah pelantikan. Selanjutnya, DEN akan menggelar sidang paripurna pertama yang direncanakan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.

“Kami akan rapat perdana dulu, lalu melapor kepada Bapak Presiden untuk segera melaksanakan sidang paripurna pertama. Setelah mendengar arahan Presiden, kami akan menyampaikan rencana kerja DEN satu tahun ke depan kepada publik,” jelasnya.

Bahlil memaparkan, arah kebijakan energi Presiden Prabowo terbagi ke dalam empat fokus utama, yakni kedaulatan energi, ketahanan energi, kemandirian energi, dan swasembada energi.

“Kedaulatan energi berarti tidak boleh ada intervensi dari pihak mana pun. Ketahanan energi kita saat ini hanya sekitar 21 hari, dan akan kami tingkatkan menjadi tiga bulan dengan membangun fasilitas penyimpanan. Kemandirian energi, karena kita masih impor BBM sekitar 30 juta kiloliter per tahun. Tujuan akhirnya adalah swasembada energi, yang akan dicapai secara bertahap,” tegas Bahlil.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Harian DEN, bersama tujuh menteri sebagai anggota DEN dari unsur pemerintah, yakni Purbaya Yudhi Sadewa, Rachmat Pambudy, Dudy Purwagandhi, Agus Gumiwang Kartasasmita, Andi Amran Sulaiman, Brian Yuliarto, dan Hanif Faisol Nurofiq.

Selain itu, Presiden juga melantik delapan anggota DEN dari unsur pemangku kepentingan, yakni Johni Jonatan Numberi dan Mohammad Fadhil Hasan (akademisi), Satya Widya Yudha dan Sripeni Inten Cahyani (industri), Unggul Priyanto (teknologi), Saleh Abdurrahman (lingkungan hidup), serta Muhammad Kholid Syeirazi dan Surono (konsumen).

Dalam struktur Dewan Energi Nasional, Presiden Prabowo Subianto menjabat sebagai Ketua DEN, didampingi Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Ketua, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Harian, serta para anggota dari unsur pemerintah dan pemangku kepentingan.