BEIRUT, SENTRAPOS.CO.ID – Ketegangan di perbatasan Lebanon-Israel kembali memuncak. Empat tentara Israel tewas dalam baku tembak dengan kelompok Hizbullah di wilayah Lebanon Selatan, Senin (30/3/2026). Satu tentara lainnya mengalami luka parah, sementara seorang personel cadangan terluka ringan.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sebelumnya telah menggelar serangan darat ke Lebanon Selatan sejak beberapa hari terakhir. Insiden ini terjadi sekitar pukul 18.30 waktu setempat, ketika Unit Pengintaian Nahal IDF memantau aktivitas militan Hizbullah.
“Baku tembak jarak dekat terjadi setelah personel kami memantau aktivitas kelompok bersenjata. Beberapa tentara terluka dan saat evakuasi berlangsung, rudal anti-tank dari Hizbullah menarget pasukan kami,” ungkap juru bicara IDF.
IDF membalas serangan dengan tembakan tank serta serangan udara terhadap posisi Hizbullah. Serangan ini menambah eskalasi konflik yang telah berlangsung sejak 2 Maret 2026. Sejak saat itu, laporan mencatat sedikitnya 1.247 orang tewas dan 3.690 lainnya luka-luka akibat konflik Israel-Lebanon.
“Situasi di wilayah perbatasan tetap kritis. Kami mengimbau warga sipil untuk menjauh dari area konflik sementara operasi militer berlangsung,” tambah pihak militer Israel.
Pertempuran ini memperlihatkan eskalasi berkelanjutan antara Israel dan Hizbullah, yang berdampak pada stabilitas kawasan dan keamanan warga sipil. Para pengamat internasional menyerukan deeskalasi serta dialog untuk mencegah konflik lebih lanjut. (*)
Poin Utama Berita
- Empat tentara Israel tewas, dua lainnya luka dalam baku tembak dengan Hizbullah
- Insiden terjadi di Lebanon Selatan sekitar pukul 18.30 waktu setempat
- IDF melakukan serangan udara dan darat balasan terhadap kelompok Hizbullah
- Konflik Israel-Lebanon meningkat sejak serangan Israel pada 2 Maret 2026
- Konflik menewaskan 1.247 orang dan melukai 3.690 lainnya

















