Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Banjir Bandang Situbondo Rendam 7.435 Rumah di Enam Kecamatan, BPBD Terus Lakukan Asesmen

43
×

Banjir Bandang Situbondo Rendam 7.435 Rumah di Enam Kecamatan, BPBD Terus Lakukan Asesmen

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SITUBONDO | Sentrapos.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Kabupaten Situbondo) Jawa Timur mencatat jumlah rumah warga yang terdampak banjir bandang akibat luapan sungai pada Rabu (21/1/2026) malam terus bertambah. Hingga Minggu, total rumah terdampak meningkat menjadi 7.435 unit, dari sebelumnya tercatat 6.328 unit, dan tersebar di enam kecamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Timbul Surjanto, mengatakan peningkatan jumlah rumah terdampak diketahui setelah tim Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD melakukan asesmen lanjutan di lapangan.

“Selain menangani pascabanjir, tim BPBD juga terus melakukan asesmen ke lokasi terdampak banjir untuk memastikan data terbaru,” ujar Timbul di Situbondo, Minggu.

Berdasarkan data terkini, dampak banjir paling parah terjadi akibat luapan Sungai Lubawang di Kecamatan Banyuglugur dengan jumlah rumah terdampak mencapai 1.271 unit. Rinciannya, Desa Kalianget sebanyak 1.065 rumah, Desa Banyuglugur 65 rumah, Desa Lubawang 140 rumah, serta Desa Tepos satu rumah.

Sementara itu, Kecamatan Besuki menjadi wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak, yakni 5.414 unit. Rumah-rumah tersebut tersebar di Desa Pesisir sebanyak 2.822 unit, Desa Kalimas 238 unit, Desa Demung 44 unit, Desa Besuki 2.306 unit, serta Desa Bloro empat unit rumah.

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Situbondo pada Rabu (21/1) juga menyebabkan sejumlah aliran sungai meluap. Akibatnya, sebanyak 113 rumah warga di Desa Mlandingan Wetan, Kecamatan Bungatan, turut terendam banjir.

Di Kecamatan Mlandingan, tercatat 402 rumah terdampak, masing-masing 305 rumah di Desa Selomukti dan 97 rumah di Desa Mlandingan Kulon. Selain itu, banjir juga merendam 227 rumah di Desa Kendit, Kecamatan Kendit, serta delapan rumah di Desa Curah Suri, Kecamatan Jatibanteng.

Timbul menegaskan, BPBD Situbondo akan terus memperbarui data dampak banjir, tidak hanya pada rumah warga, tetapi juga fasilitas umum, lembaga pendidikan, sektor pertanian, serta infrastruktur jalan dan jembatan.

“Kami masih terus melakukan pendataan dan asesmen lanjutan agar penanganan dan bantuan dapat tepat sasaran,” ujarnya. *

Example 300250