Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Banjir dan Longsor Terjang Jember Akibat Cuaca Ekstrem, 111 Warga Rambipuji Sempat Mengungsi

64
×

Banjir dan Longsor Terjang Jember Akibat Cuaca Ekstrem, 111 Warga Rambipuji Sempat Mengungsi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JEMBER | Sentrapos.co.id — Bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam beberapa hari terakhir akibat cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah tersebut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember bergerak cepat melakukan penanganan serta menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan banjir tercatat melanda tiga kecamatan, yakni Kecamatan Rambipuji, Kaliwates, dan Wuluhan.

“Banjir melanda tiga kecamatan, bahkan sebanyak 111 warga di Kecamatan Rambipuji sempat mengungsi akibat genangan air yang cukup tinggi,” kata Edy saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (4/3/2026).

Ratusan KK Terdampak Banjir

Di Kecamatan Rambipuji, banjir menerjang tiga desa yaitu Desa Rambigundam, Desa Gugut, dan Desa Rambipuji dengan total sekitar 100 kepala keluarga (KK) terdampak.

Sementara di Kecamatan Kaliwates, banjir merendam dua kelurahan yakni Kelurahan Jember Kidul dan Kelurahan Kepatihan, dengan total sekitar 30 KK terdampak pada Senin (2/3).

Menurut Edy, sebanyak 111 jiwa warga Rambipuji sempat mengungsi ke tiga lokasi aman, yakni dua mushala dan satu rumah warga.

“Namun setelah kondisi banjir berangsur surut, warga yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Selain itu, banjir juga terjadi di Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, pada Minggu (1/3). Bencana tersebut berdampak pada 470 KK atau sekitar 1.070 jiwa, serta menyebabkan fasilitas umum berupa TPQ di desa setempat ikut terendam air.

Longsor Tutup Akses Jalan

Tidak hanya banjir, bencana tanah longsor juga terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Jember, yakni Kecamatan Tanggul, Jelbuk, dan Sukorambi pada Senin (2/3).

Material longsor dilaporkan menimpa rumah warga dan menutup sejumlah akses jalan sehingga sempat tidak bisa dilalui kendaraan.

BPBD Jember telah melakukan assessment lapangan, membersihkan material longsor, serta menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak.

Warga Diminta Tetap Waspada

Meski tidak ada laporan korban jiwa dalam rangkaian bencana tersebut, BPBD Jember mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

Pasalnya, kondisi cuaca ekstrem diperkirakan masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Jember dalam beberapa hari ke depan.

“Kami mengimbau masyarakat tetap siaga dan waspada karena potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi beberapa hari ke depan,” kata Edy. (*)