Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Banjir Jember Meluas ke 23 Desa di 10 Kecamatan, 7.445 KK Terdampak dan 1 Korban Jiwa

26
×

Banjir Jember Meluas ke 23 Desa di 10 Kecamatan, 7.445 KK Terdampak dan 1 Korban Jiwa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JEMBER | Sentrapos.co.idBadan Penanggulangan Bencana Daerah Jember (BPBD) mencatat banjir meluas hingga 23 desa yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Data tersebut merupakan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD setempat.

Kepala BPBD Jember, Edi Budi Susilo, menyampaikan bahwa jumlah kecamatan terdampak bertambah dari delapan menjadi 10 kecamatan.

“Dari delapan menjadi 10 kecamatan yang dilanda banjir hasil asesmen TRC BPBD Jember yang tersebar di 23 desa, namun alhamdulillah banjir kini sudah surut,” ujarnya di Jember, Sabtu (14/2/2026).

Hujan Deras Picu Luapan Sungai

Banjir dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Jember sejak Kamis sore (12/2/2026) hingga Jumat (13/2/2026). Intensitas curah hujan tinggi menyebabkan debit air meningkat dan meluap ke permukiman warga.

Sepuluh kecamatan terdampak meliputi Panti, Sukorambi, Rambipuji, Kalisat, Kaliwates, Bangsalsari, Ajung, Balung, Wuluhan, dan Puger.

Jumlah warga terdampak tercatat mencapai 7.445 kepala keluarga (KK), dengan dampak terbesar di Kecamatan Rambipuji sebanyak 3.774 KK.

BPBD juga mencatat kelompok rentan yang terdampak, terdiri atas 74 balita, 82 lansia, serta 4 penyandang disabilitas. Sebanyak 557 jiwa sempat mengungsi ke lokasi aman saat banjir mencapai puncaknya.

Satu Korban Jiwa dan Kerusakan Infrastruktur

BPBD melaporkan satu korban meninggal dunia atas nama Siti Nurfadila (55). Korban diduga tersengat listrik saat membersihkan rumahnya ketika banjir melanda Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji.

Selain korban jiwa, banjir juga menyebabkan kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum, antara lain:

  • 11 rumah rusak ringan

  • 3 jembatan ambruk

  • 1 masjid roboh

  • 1 pondok pesantren terendam

  • 1 balai desa terendam

  • 1 TK, 1 SD, dan 1 TPQ terendam

  • 12 unit speedboat terbawa arus

“Saat banjir menerjang, warga sempat mengungsi mencapai 557 jiwa. Namun hari ini seluruh warga sudah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa lumpur pascabanjir,” jelas Edi.

Waspada Potensi Banjir Susulan

BPBD Jember bersama perangkat daerah terkait telah melakukan penanganan darurat serta menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlangsung hingga 20 Februari 2026.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan dan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman saat membersihkan rumah pascabanjir. (*)