Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Banjir 3 Kali Terjang Mojokerto! Tanggul Sungai Sadar Belum Tuntas, Ratusan Rumah Warga Terendam

47
×

Banjir 3 Kali Terjang Mojokerto! Tanggul Sungai Sadar Belum Tuntas, Ratusan Rumah Warga Terendam

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MOJOKERTO | Sentrapos.co.id – Ancaman banjir masih menghantui warga di sejumlah desa di Mojokerto. Perbaikan tanggul Sungai Sadar yang belum rampung di tengah tingginya curah hujan menyebabkan banjir berulang hingga tiga kali sejak malam takbir.

Salah satu wilayah terdampak parah adalah Dusun Kuripan, Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar. Warga setempat mengaku banjir datang silih berganti dalam beberapa hari terakhir.

Rahmat Ariyanto, warga setempat, mengatakan banjir pertama terjadi pada Jumat (20/3/2026) malam dan terus berulang akibat kondisi tanggul yang masih jebol.

“Sudah tiga kali banjir sejak malam takbir. Kemarin sempat surut, tapi dini hari banjir lagi, dan semalam naik lagi setelah Isya,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Tanggul Jebol Belum Tertutup

Banjir yang datang dan surut secara bergantian dipicu oleh belum selesainya penutupan tanggul jebol di Sungai Sadar. Lokasi tanggul yang cukup jauh dari akses jalan membuat proses perbaikan menjadi lambat.

Petugas harus menggunakan alat berat untuk mengangkut karung berisi tanah guna menutup titik jebol tersebut.

“Kalau hujan di hulu Sungai Sadar, potensi banjir masih tinggi karena lubang tanggul belum tertutup sepenuhnya,” tambah Rahmat.

Ratusan Rumah Terdampak

Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, membenarkan banjir susulan terjadi akibat tanggul yang belum selesai diperbaiki.

Ia menjelaskan, sedikitnya ratusan rumah warga sempat terendam di beberapa desa, antara lain:

  • 56 rumah di Dusun Kuripan, Desa Jumeneng
  • 65 rumah di Dusun Gembongan, Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari
  • 330 rumah di Desa Tinggar Buntut, Kecamatan Bangsal

Beruntung, genangan air berangsur surut pada Rabu sore sekitar pukul 16.00 WIB.

“Genangan air di sejumlah titik sudah surut total, termasuk di Dusun Gembongan,” jelas Rinaldi.

Namun, sisa genangan masih terlihat di beberapa ruas jalan desa dan area persawahan dengan ketinggian 5–10 cm.

Bantuan Darurat Disalurkan

Pemerintah daerah melalui BPBD telah menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak, termasuk makanan siap saji, tambahan gizi, serta pasokan air bersih.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Mojokerto, Abdul Khakim, menyebut bantuan yang diberikan di antaranya puluhan dus makanan dan dua unit tandon air bersih.

“Kami telah distribusikan bantuan logistik dan air bersih untuk warga terdampak di Jumeneng dan Tinggar Buntut,” ujarnya.

Waspada Banjir Susulan

Meski kondisi mulai membaik, warga diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika hujan kembali mengguyur wilayah hulu Sungai Sadar.

Percepatan perbaikan tanggul menjadi kunci utama untuk mencegah bencana serupa terulang dalam waktu dekat. (*Detik.com)