Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Banjir Rendam Ribuan Rumah di Pasuruan, Tiga Kecamatan Terdampak Parah

21
×

Banjir Rendam Ribuan Rumah di Pasuruan, Tiga Kecamatan Terdampak Parah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PASURUAN | Sentrapos.co.id — Ribuan rumah warga di Kabupaten Pasuruan terendam banjir sejak Sabtu (17/1/2026) hingga Minggu. Bencana hidrometeorologi tersebut melanda tiga kecamatan, yakni Nguling, Winongan, dan Grati, akibat hujan deras berkepanjangan disertai angin kencang.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Nguling menjadi wilayah terdampak paling parah. Di Desa Mlaten, tercatat 651 rumah di tiga dusun—Dusun Pesisir, Krajan, dan Buyuk—terendam banjir. Selain itu, 370 kepala keluarga (KK) di Dusun Sawahan dan Pesisir, Desa Penunggul, terdampak dengan ketinggian air mencapai 50–60 sentimeter. Banjir juga merendam 340 rumah warga di Desa Nguling.


Winongan dan Grati Juga Terdampak

Sementara itu, di Kecamatan Winongan, genangan banjir terjadi di empat desa, yakni Desa Bandaran, Winongan Lor, Winongan Kidul, dan Prodo. Dari wilayah tersebut, Desa Bandaran menjadi yang paling terdampak dengan 380 KK, sedangkan tiga desa lainnya mencatat sekitar 295 KK terdampak.

Untuk Kecamatan Grati, banjir merendam permukiman warga di Desa Kalipang, Kedawungkulon, dan Kedawungwetan. Hingga kini, petugas masih melakukan pemantauan intensif di seluruh wilayah terdampak.


Hujan Ekstrem dan Pasang Laut Picu Luapan Sungai

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi menjelaskan, banjir dipicu oleh curah hujan yang sangat tinggi disertai angin kencang yang terjadi dari wilayah hulu hingga hilir sejak Sabtu sore dan berlangsung selama berjam-jam.

“Selain hujan lebat dan angin kencang, kondisi laut juga sedang pasang. Akibatnya, DAS Lawean dan DAS Rejoso tidak mampu menampung debit air yang besar sehingga meluap ke permukiman warga,” ujar Sugeng.

Ia menambahkan, meskipun di beberapa dusun genangan air mulai surut, potensi banjir susulan masih terbuka jika hujan deras kembali terjadi dalam waktu dekat.

“Cuaca beberapa hari terakhir memang ekstrem. Kami berharap hujan tidak kembali turun dengan intensitas tinggi agar banjir tidak semakin meluas,” pungkasnya. *

Example 300250