SITUBONDO | Sentrapos.co.id — Sejumlah wilayah di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dilanda banjir setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam pada Sabtu (7/3/2026) malam.
Banjir terjadi akibat luapan sejumlah sungai yang tidak mampu menampung debit air hujan, sehingga menggenangi permukiman warga di beberapa kecamatan.
Informasi yang dihimpun, wilayah terdampak banjir di antaranya Desa Bungatan (Kecamatan Bungatan), Desa Mlandingan Kulon (Kecamatan Mlandingan), Desa Lubawang dan Desa Kalianget (Kecamatan Banyuglugur), serta Desa Besuki (Kecamatan Besuki).
Puluhan Rumah Warga Terendam
Camat Bungatan Yogie Kripsian Sah mengatakan banjir kembali merendam Dusun Gunung Sari, Desa Bungatan, dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter.
Banjir tersebut berdampak pada sekitar 50 rumah warga, termasuk kantor kecamatan setempat.
“Untuk di Dusun Gunung Sari, Desa Bungatan, malam ini kembali terendam banjir dan ada sekitar 50 rumah terdampak dengan ketinggian air sekitar 50 cm, sama seperti banjir yang terjadi pada Jumat (6/3) malam,” ujar Yogie saat dihubungi, Sabtu malam.
Menurutnya, banjir terjadi setelah Sungai Curah Udang meluap akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari.
Air mulai meluap dan menggenangi permukiman warga sekitar pukul 19.00 WIB.
Sungai Mengalami Pendangkalan
Yogie menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama banjir adalah pendangkalan Sungai Curah Udang yang sudah berlangsung cukup lama.
Kondisi tersebut membuat sungai tidak mampu menampung debit air ketika terjadi hujan deras dalam durasi lama.
“Normalisasi Sungai Curah Udang perlu segera dilakukan, karena sungai sudah tidak mampu menampung debit air ketika hujan dengan intensitas cukup tinggi,” jelasnya.
Desa Mlandingan Kulon Juga Terdampak
Banjir juga melanda Desa Mlandingan Kulon, Kecamatan Mlandingan setelah dua sungai di wilayah tersebut meluap.
Puluhan rumah warga dilaporkan terendam dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.
Seorang warga setempat, Fausi, menyebut banjir di wilayah tersebut kerap terjadi saat hujan deras mengguyur dalam waktu lama.
“Di Desa Mlandingan Kulon juga banjir. Ada dua sungai yang meluap dan membanjiri rumah warga, dan ini sudah menjadi langganan banjir saat hujan deras dengan durasi cukup lama,” katanya.
Banjir Bandang Terjang Wilayah Barat Situbondo
Sementara itu, di wilayah barat Situbondo, tepatnya di Desa Lubawang dan Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, puluhan rumah juga dilaporkan terdampak banjir bandang.
Banjir terjadi setelah Sungai Lubawang meluap akibat tidak mampu menahan debit air yang terus meningkat.
Hingga Sabtu malam, hujan masih mengguyur sebagian besar wilayah Situbondo.
Petugas dari BPBD, Tagana, serta instansi terkait saat ini masih melakukan asesmen dan pendataan terhadap dampak banjir yang terjadi di sejumlah wilayah tersebut. (*)




















