Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Banjir Sungai Pacal Meluas di Bojonegoro, 200 Rumah Terendam, Listrik Padam dan Jembatan Rusak

31
×

Banjir Sungai Pacal Meluas di Bojonegoro, 200 Rumah Terendam, Listrik Padam dan Jembatan Rusak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BOJONEGORO | Sentrapos.co.id – Banjir akibat luapan Sungai Pacal di Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, semakin meluas pada Rabu (4/2/2026) malam. Dampak banjir tak hanya merendam ratusan rumah warga, tetapi juga menyebabkan aliran listrik padam serta merusak infrastruktur penghubung antar desa.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun, luapan Sungai Pacal di Dusun Lor Kali, Desa Gondang, telah merendam lebih dari 200 rumah warga. Hingga malam hari, genangan air dilaporkan belum sepenuhnya surut akibat hujan deras yang masih mengguyur wilayah tersebut.

“Saat ini hujan masih deras dan potensi banjir belum bisa surut, bahkan bisa bertambah,” ujar Adi, salah satu warga setempat.

Tak hanya permukiman warga, banjir juga merendam Puskesmas Gondang. Saat kejadian, terdapat empat orang pasien yang ikut terdampak genangan air. Meski demikian, pelayanan kesehatan dipastikan tetap berjalan.

Banjir juga meluas hingga Kecamatan Sekar. Hujan yang disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon dan tiang listrik tumbang, sehingga memicu pemadaman listrik di dua kecamatan tersebut.

“Iya, tadi hujan disertai angin. Ada pohon tumbang dan tiang listrik patah. Listrik padam sampai sekarang di wilayah Sekar dan Gondang,” kata Prapto, warga setempat.

Padamnya listrik langsung direspons oleh petugas PLN setempat. Hingga malam hari, petugas masih melakukan proses penggantian tiang listrik yang tumbang akibat terjangan hujan dan angin.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Bojonegoro, Heru Wicaksi, menyampaikan berdasarkan data awal, sedikitnya 200 rumah warga terdampak banjir.

“Info sementara, rumah warga yang terdampak banjir di Lor Kali Gondang lebih dari 200 rumah,” ujarnya.

Derasnya arus air juga menyebabkan kerusakan serius pada jembatan penghubung antar desa, sehingga akses transportasi warga sempat terputus. Jembatan utama yang menghubungkan Desa Gondang dengan Desa Senganten dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.

Camat Gondang, Rachmad Sholeh Faroki, menjelaskan hujan deras terjadi sejak pukul 16.00 hingga 17.00 WIB dan diperparah dengan meluapnya Kali Pacal yang tidak mampu menampung debit air.

“Luapan Kali Pacal menyebabkan air masuk ke permukiman warga dan menggenangi Puskesmas Gondang dengan ketinggian sekitar satu meter,” jelas Faroki.

Meski sempat tergenang, Faroki memastikan kondisi Puskesmas Gondang kini berangsur surut dan pelayanan kesehatan tetap berjalan. Namun, pihak kecamatan mengakui kerusakan infrastruktur akibat banjir masih perlu penanganan lanjutan.

“Setelah dilakukan pengecekan pascahujan reda, jembatan penghubung antar desa diketahui mengalami kerusakan cukup parah akibat derasnya arus air yang membawa lumpur dan kayu,” tambahnya.

Dalam peristiwa ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, kerugian material masih dalam proses pendataan. Pemerintah kecamatan telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bojonegoro untuk asesmen serta penanganan darurat lanjutan.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke BPBD Bojonegoro untuk langkah tindak lanjut,” pungkas Faroki. *

Example 300250