Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
PERISTIWASOSIAL POLITIK

Bongkar 755 Kasus BBM & Elpiji Subsidi, DPR Apresiasi Kinerja Bareskrim: 672 Tersangka Ditangkap!

11
×

Bongkar 755 Kasus BBM & Elpiji Subsidi, DPR Apresiasi Kinerja Bareskrim: 672 Tersangka Ditangkap!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Kinerja Bareskrim Polri dalam memberantas praktik penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji bersubsidi mendapat apresiasi tinggi dari DPR RI.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menilai keberhasilan aparat kepolisian dalam mengungkap ratusan kasus sebagai langkah konkret menjaga hak masyarakat dan melindungi keuangan negara.

Sepanjang 2025 hingga April 2026, Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri berhasil mengungkap 755 tempat kejadian perkara (TKP) dengan total 672 tersangka yang telah diamankan.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya Polri atas keberhasilan membongkar 755 TKP kasus penyelewengan BBM dan elpiji bersubsidi dengan 672 tersangka,” tegas Habiburokhman, Rabu (8/4/2026).


Penegakan Hukum Demi Subsidi Tepat Sasaran

Menurut Habiburokhman, pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memastikan program subsidi energi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.

Ia menegaskan, praktik ilegal seperti penimbunan, distribusi ilegal, hingga penyalahgunaan BBM dan elpiji subsidi selama ini menjadi ancaman serius terhadap stabilitas ekonomi nasional.

“Ini bukti keseriusan aparat dalam menegakkan hukum dan menjaga program subsidi agar tepat sasaran,” ujarnya.


Lindungi Keuangan Negara dari Kebocoran

Selain merugikan masyarakat, penyelewengan subsidi juga berdampak langsung pada kebocoran anggaran negara. Oleh karena itu, langkah tegas aparat dinilai sangat penting dalam menjaga stabilitas fiskal.

Habiburokhman menyebut capaian ini sebagai salah satu keberhasilan besar dalam penegakan hukum sektor energi.


Komitmen Berkelanjutan Berantas Mafia Energi

Pengungkapan ratusan kasus ini juga menjadi sinyal kuat bahwa negara tidak akan mentoleransi praktik mafia energi yang merugikan rakyat.

Polri diharapkan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan, terutama di wilayah rawan distribusi BBM dan elpiji subsidi.

“Keberhasilan ini harus terus ditingkatkan agar tidak ada lagi celah bagi praktik penyelewengan,” tegasnya. (*)


Poin Utama Berita

  • Bareskrim Polri ungkap 755 kasus penyelewengan BBM dan elpiji subsidi
  • Sebanyak 672 tersangka berhasil ditangkap sepanjang 2025–April 2026
  • DPR RI apresiasi kinerja Polri dalam penegakan hukum sektor energi
  • Penindakan dinilai melindungi hak masyarakat dan keuangan negara
  • Praktik ilegal BBM subsidi disebut ancaman serius ekonomi nasional
  • Komitmen berkelanjutan diperlukan untuk berantas mafia energi