JAKARTA | Sentrapos.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan bantuan beras zakat fitrah bagi warga terdampak banjir rob di pesisir Pondok Dua dan Muara Beting, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Total sebanyak 200 paket beras zakat fitrah dengan berat masing-masing 5 kilogram didistribusikan kepada masyarakat. Rinciannya, 100 paket untuk warga Pondok Dua dan 100 paket untuk Muara Beting.
Komitmen Amanah Zakat untuk Mustahik
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, melalui keterangan di Jakarta, Senin (2/3/2026), menegaskan bahwa penyaluran ini merupakan wujud komitmen Baznas dalam memastikan amanah zakat fitrah dari para muzaki sampai kepada mustahik, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.
“Baznas berupaya hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat banjir rob berkepanjangan serta tantangan ekonomi di bulan Ramadhan. Kami berharap bantuan beras zakat fitrah ini dapat meringankan beban pangan keluarga sehingga warga bisa menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang,” ujarnya.
Tiga Bulan Terisolasi
Kondisi di lapangan dilaporkan cukup memprihatinkan. Watiah, warga Desa Pantai Harapan Jaya, mengungkapkan desanya terisolasi hampir tiga bulan akibat banjir rob yang tak kunjung surut.
“Gara-gara banjir rob hampir tiga bulan sampai kaki bonyok kena kutu air, dan selama itu bantuan belum ada yang masuk. Alhamdulillah hari ini dapat bantuan beras zakat fitrah dari Baznas. Di situasi sekarang kami sangat membutuhkan bantuan ini,” katanya.
Nelayan Terdampak, Penghasilan Menurun
Hal serupa disampaikan Tambrun (65), seorang nelayan bidak yang tinggal bersama istrinya yang tengah sakit. Dengan penghasilan tak menentu sekitar Rp30 ribu hingga Rp50 ribu setiap melaut, bantuan beras tersebut sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan harian.
“Biasanya uang segitu buat beli beras. Alhamdulillah dengan bantuan Baznas ini, saya merasa sangat terbantu,” ujarnya.
Sementara itu, Nursan dari Kelompok Bahagia Berkarya (Kebaya) menjelaskan bahwa banjir rob telah melumpuhkan aktivitas ekonomi warga pesisir. Selain rumah yang terendam, cuaca angin barat juga menyulitkan nelayan melaut.
“Nelayan tidak bisa fokus melaut karena harus memulihkan rumah. Kalau tidak melaut, artinya tidak punya penghasilan. Bantuan beras ini setidaknya meringankan beban warga di sini,” jelasnya.
Banjir Rob dan Tantangan Ekonomi Pesisir
Banjir rob yang berkepanjangan di wilayah Muara Gembong tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga berdampak langsung pada sektor perikanan dan perekonomian lokal. Penyaluran zakat fitrah menjadi salah satu langkah konkret untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat terdampak, khususnya di bulan suci Ramadhan.
Baznas memastikan distribusi bantuan dilakukan secara tepat sasaran dan transparan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga yang benar-benar membutuhkan. (*)




















