Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
EKONOMI & BISNIS

BEI Segera Bertemu MSCI, Menkeu Tegaskan Pemerintah Jaga Independensi Bursa

21
×

BEI Segera Bertemu MSCI, Menkeu Tegaskan Pemerintah Jaga Independensi Bursa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) akan segera melakukan pertemuan strategis dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI). Pertemuan tersebut dinilai krusial untuk menuntaskan isu regulasi serta memperkuat transparansi dan tata kelola pasar saham nasional.

Penjabat Sementara Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik dijadwalkan memimpin koordinasi teknis dengan pihak MSCI pada Senin, 2 Februari 2026. Pemerintah, kata Purbaya, memilih tidak melakukan intervensi langsung demi menjaga independensi otoritas bursa dalam menyelesaikan persoalan yang ada.

“Semestinya Pak Jeffrey Hendrik bersama timnya dari bursa menyelesaikan masalah sesuai prosedur internal karena BEI itu independen. Pemerintah tidak ikut campur, kami hanya mendukung agar mereka bisa bekerja dengan baik,” ujar Purbaya usai konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

Pemerintah Dukung, Tidak Intervensi

Purbaya menegaskan, manajemen BEI memiliki kewenangan penuh untuk berkomunikasi dan menyelesaikan perbedaan pandangan dengan penyedia indeks global. Pemerintah hanya berperan menjaga stabilitas makro dan memastikan proses berlangsung kondusif tanpa mencederai independensi lembaga pasar modal.

Menurutnya, penguatan kepercayaan investor global terhadap pasar saham Indonesia harus dibangun melalui perbaikan sistemik dan konsistensi tata kelola, bukan melalui intervensi kebijakan jangka pendek.

OJK Turut Dampingi Pertemuan

Sementara itu, Pjs Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengungkapkan bahwa pertemuan dengan MSCI juga akan didampingi oleh perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dua pejabat OJK yang dipastikan hadir dalam pertemuan daring tersebut adalah Friderica Widyasari Dewi dan Hasan Fawzi.

“Saya akan mewakili BEI untuk bertemu dengan petinggi MSCI. Dari OJK juga akan ikut. Kami ingin meyakinkan index provider global bahwa Indonesia memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan transparansi dan tata kelola pasar modal,” kata Jeffrey.

Jeffrey menambahkan, tim gabungan BEI dan OJK akan menyampaikan penjelasan komprehensif terkait langkah-langkah perbaikan sistem perdagangan, pengawasan, serta kepastian hukum bagi investor.

Bangun Kepercayaan Investor Global

Selain MSCI, BEI juga telah melakukan komunikasi awal dengan sejumlah penyedia indeks global lainnya. Masukan dan ekspektasi dari para pemangku kepentingan internasional tersebut menjadi acuan dalam menyempurnakan kebijakan dan infrastruktur pasar modal Indonesia.

“Kami sudah berkomunikasi dengan beberapa index provider global dan menampung apa yang mereka harapkan. Semua itu akan kami sampaikan secepat mungkin untuk memberikan kenyamanan dan perlindungan bagi investor global maupun investor domestik,” ujar Jeffrey.

Pertemuan BEI dan MSCI ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kepercayaan pasar, menjaga stabilitas investasi, serta menegaskan komitmen Indonesia dalam membangun pasar modal yang transparan, kredibel, dan berdaya saing global. *