Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWAVIRAL

Viral Benda Bercahaya di Langit Malang Dikira Rudal, BMKG Ungkap Fakta Sebenarnya

41
×

Viral Benda Bercahaya di Langit Malang Dikira Rudal, BMKG Ungkap Fakta Sebenarnya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MALANG | Sentrapos.co.id – Warga Kabupaten Malang digegerkan oleh kemunculan benda bercahaya yang melintas cepat di langit pada Sabtu (11/4/2026) malam. Fenomena tersebut sempat viral di media sosial dan memicu berbagai spekulasi, mulai dari rudal hingga meteor.

Peristiwa ini terlihat jelas di sejumlah wilayah Malang Selatan, termasuk Desa Slorok, Kecamatan Kromengan, sekitar pukul 18.46 WIB.

Dalam video yang beredar, objek tersebut tampak melintas secara horizontal dengan kecepatan tinggi, meninggalkan jejak cahaya menyerupai ekor panjang.

“Warga Malang Selatan digegerkan dengan fenomena langit diduga rudal pukul 18.46 WIB. Dalam video jaraknya jauh dan bergerak cepat secara horizontal,” tulis salah satu akun pengunggah.

BMKG Pastikan Bukan Rudal

Menanggapi viralnya video tersebut, BMKG Stasiun Geofisika Malang memberikan klarifikasi resmi. Kepala BMKG, Ricko Kardoso, menegaskan bahwa benda tersebut bukanlah rudal.

“Analisis awal menunjukkan objek tersebut kemungkinan besar sampah antariksa atau bagian roket yang terbakar saat memasuki atmosfer bumi,” ujar Ricko, Minggu (12/4/2026).

Fenomena ini terjadi saat sisa roket atau benda luar angkasa memasuki atmosfer dan mengalami gesekan tinggi, sehingga memicu efek cahaya terang.

Fenomena ‘Space Jellyfish’ yang Langka

Ricko menjelaskan, bentuk cahaya dengan ekor panjang yang terlihat di langit dikenal sebagai fenomena “space jellyfish”.

Fenomena ini muncul akibat pantulan sinar matahari terhadap gas buangan roket di ketinggian tertentu, sehingga menghasilkan efek visual menyerupai ubur-ubur bercahaya.

“Cahaya memanjang dengan ekor gas lebar ini sering disebabkan oleh roket, seperti Long March CZ-3B milik Tiongkok,” jelasnya.

Sering Terjadi di Wilayah Khatulistiwa

BMKG juga menyebut bahwa fenomena seperti ini relatif sering terjadi di wilayah khatulistiwa, termasuk Indonesia.

Hal ini karena kawasan tersebut merupakan jalur orbit satelit dan lintasan benda antariksa yang kembali memasuki atmosfer bumi.

“Masyarakat tidak perlu panik dan khawatir terhadap fenomena ini,” tegas Ricko.

Netizen Sempat Heboh dan Berspekulasi

Sebelum klarifikasi resmi dirilis, berbagai spekulasi bermunculan di media sosial. Banyak netizen mengira objek tersebut adalah meteor, bahkan ada yang menduga sebagai rudal.

Fenomena ini kembali menunjukkan cepatnya penyebaran informasi di era digital, sekaligus pentingnya verifikasi dari sumber resmi. (*)


Poin Utama Berita

  • Viral benda bercahaya melintas di langit Malang Selatan
  • Warga sempat mengira objek tersebut rudal atau meteor
  • BMKG memastikan itu adalah sampah antariksa
  • Fenomena disebut “space jellyfish” akibat pantulan cahaya
  • Diduga terkait roket Long March milik Tiongkok
  • Umum terjadi di wilayah khatulistiwa seperti Indonesia
  • Masyarakat diminta tidak panik