Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
EKONOMI & BISNISNASIONALPERISTIWA

Biodiesel B50 Siap Meluncur 1 Juli 2026, Bahlil: Langkah Strategis Menuju Kedaulatan Energi Nasional

34
×

Biodiesel B50 Siap Meluncur 1 Juli 2026, Bahlil: Langkah Strategis Menuju Kedaulatan Energi Nasional

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan program biodiesel B50 akan mulai diterapkan secara nasional pada 1 Juli 2026.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa proses uji coba saat ini telah mencapai tahap akhir dan menunjukkan hasil yang positif di berbagai sektor.

“Hasil uji coba B50 sekarang sudah mencapai sekitar 60–70 persen. Pengujian dilakukan di alat berat, kereta api, kapal, hingga mobil,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Program B50 merupakan bahan bakar campuran yang terdiri dari 50 persen biodiesel berbasis minyak kelapa sawit dan 50 persen solar. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.


Uji Coba Hampir Rampung

Bahlil menegaskan bahwa hasil akhir uji coba ditargetkan selesai pada Mei hingga Juni 2026. Setelah itu, implementasi penuh akan dilakukan secara bertahap mulai Juli.

Menurutnya, kebijakan ini bukan sekadar program energi, tetapi bagian dari langkah besar untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

“Ini sudah menjadi kebijakan negara, bahkan bisa disebut sebagai survival mode agar kita tidak tergantung pada BBM global,” tegasnya.

Pemerintah juga memastikan berbagai kendala, termasuk isu keterbatasan produksi dari pabrik, telah diantisipasi dengan solusi konkret.


Dorong Kedaulatan Energi

Bahlil menekankan bahwa penerapan B50 tetap berjalan meskipun harga minyak mentah dunia sedang mengalami penurunan.

Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk tidak lagi bergantung pada fluktuasi energi global.

“Kita ingin kedaulatan energi. Kita tidak mau tergantung pada luar negeri, kita manfaatkan sumber energi dalam negeri,” ujarnya.

Langkah ini juga melanjutkan program sebelumnya, yakni B40 yang telah diterapkan secara nasional pada 2025.


Performa Mesin Stabil, Siap Digunakan

Sementara itu, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, menyampaikan bahwa hasil uji coba B50 menunjukkan performa yang stabil.

Pengujian pada mesin diesel, khususnya di sektor pertambangan, tidak menunjukkan adanya gangguan signifikan.

“Performa mesin stabil dan tidak ditemukan kendala teknis berarti selama pengujian berlangsung,” jelasnya.

Hingga akhir Maret 2026, uji coba telah berlangsung lebih dari 900 jam operasional tanpa indikasi kerusakan mesin.

Ke depan, pemerintah akan memperluas pengujian ke sektor transportasi, pembangkit listrik, serta alat mesin pertanian.


Tekan Impor dan Emisi

Selain meningkatkan kemandirian energi, program B50 juga diharapkan mampu menekan impor BBM serta mengurangi emisi gas rumah kaca.

Dengan pemanfaatan bahan baku nabati dari dalam negeri, Indonesia berpotensi memperkuat posisi sebagai negara dengan energi berkelanjutan. (*)


Poin Utama Berita

  • Pemerintah siap terapkan biodiesel B50 mulai 1 Juli 2026
  • Uji coba telah mencapai 60–70 persen dan hampir rampung
  • B50 diuji pada mobil, kereta, kapal, hingga alat berat
  • Performa mesin dinilai stabil tanpa gangguan signifikan
  • Program untuk kurangi impor BBM dan dorong kemandirian energi
  • Pemerintah targetkan kedaulatan energi nasional
  • Uji coba lanjutan akan diperluas ke berbagai sektor