Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HEADLINE NEWS

Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung, Tim Gabungan Hadapi Medan Ekstrem

34
×

Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung, Tim Gabungan Hadapi Medan Ekstrem

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MAKASSAR | Sentrapos.co.id – Tim khusus (timsus) gabungan berhasil menemukan black box pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Perangkat perekam penerbangan tersebut ditemukan masih menempel di bagian ekor pesawat.

Asisten Operasi Kodam XIV Hasanuddin, Dody Triyo Hadi, mengatakan black box ditemukan pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 11.00 WITA di lereng terjal Gunung Bulusaraung.

“Kita bersyukur, pada pukul 11.00 WITA, tim khusus yang kita bentuk bersama—personel Yonif 700 Raider Ida Yudha Sakti, Basarnas, dan Tim Reaksi Cepat Bosowa—berhasil menemukan black box,” ujar Dody di Posko Operasi SAR Gabungan Pangkep, Rabu.

Ditemukan di Ekor Pesawat pada Lereng Terjal

Dody menjelaskan, black box berada di dalam potongan ekor pesawat yang terletak pada kedalaman sekitar 131–150 meter dari puncak gunung. Kontur medan yang curam dan berisiko tinggi menjadi tantangan utama proses evakuasi.

“Black box-nya ada di dalam bagian ekor pesawat. Saat ini sudah kami lepas dari dudukannya dan sedang dalam proses dibawa menuju posko,” jelasnya.

Proses evakuasi diperkirakan memakan waktu sekitar tiga jam, dengan mempertimbangkan faktor medan dan cuaca. Meski demikian, cuaca dilaporkan relatif mendukung saat tim melakukan penurunan dari lokasi temuan.

Kondisi Diduga Utuh, Akan Diperiksa KNKT

Secara visual, kondisi black box diduga masih utuh. Namun, penetapan dan pemeriksaan teknis lanjutan akan dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sebagai otoritas investigasi.

“Secara visual bentuknya utuh, namun kami masih menggunakan istilah dugaan. Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan oleh KNKT,” kata Dody.

Ia menambahkan, posisi ekor pesawat sebenarnya telah teridentifikasi sejak beberapa hari sebelumnya, namun baru dapat dijangkau setelah dilakukan penilaian keselamatan karena kontur tebing yang sangat terjal.

Tahap Lanjutan Investigasi

Selanjutnya, penanganan black box akan dilakukan sesuai arahan pimpinan dengan koordinasi Basarnas dan instansi terkait. Data dari perangkat tersebut diharapkan menjadi kunci untuk mengungkap penyebab kecelakaan pesawat ATR 42-500. *