Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALINVESTIGASI & SOROT

BNN Bongkar Lab Narkoba WNA Rusia di Bali, Tersangka Gunakan Paspor Ganda untuk Sembunyikan Identitas

102
×

BNN Bongkar Lab Narkoba WNA Rusia di Bali, Tersangka Gunakan Paspor Ganda untuk Sembunyikan Identitas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Hasil pemeriksaan laboratorium forensik memastikan seluruh barang tersebut merupakan mephedrone.

Menurut Roy, jumlah tersebut diduga menjadi pengungkapan terbesar narkotika jenis mephedrone di Indonesia hingga saat ini.

Selain itu, bagi BNN sendiri ini merupakan pengungkapan pertama laboratorium clandestine yang memproduksi mephedrone di Indonesia.

Terungkap dari Temuan Bea Cukai

Direktur Interdiksi Narkotika Syarif Hidayat menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari temuan petugas Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta terkait pengiriman bahan kimia dari luar negeri.

Petugas Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Cengkareng mendeteksi dua paket bahan kimia yang diberitahukan sebagai pigmen dengan tujuan pengiriman ke Bali.

Namun hasil analisis laboratorium menunjukkan bahan tersebut merupakan prekursor pembuatan mephedrone.

Bahan kimia tersebut diketahui berupa valerophenone dan 4-methylpropiophenone, yang merupakan komponen penting dalam sintesis narkotika tersebut.

Temuan ini kemudian ditindaklanjuti dengan koordinasi antara Bea Cukai dan BNN untuk melakukan pengawasan terhadap pengiriman barang serta aktivitas penerimanya di Bali.

Imigrasi Bantu Lacak Tersangka

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Bugie Kurniawan mengatakan pihaknya turut membantu proses pengungkapan kasus tersebut.

Imigrasi menelusuri data perlintasan dan izin tinggal tersangka, yang kebetulan sedang mengajukan perpanjangan izin tinggal.

Petugas kemudian menyusun skenario agar tersangka datang ke kantor imigrasi untuk keperluan administrasi.

Saat itulah tim gabungan aparat melakukan identifikasi serta pembuntutan, hingga akhirnya berhasil mengungkap aktivitas laboratorium narkoba yang beroperasi di Gianyar tersebut. (*)