Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Waduk Sambikerep Surabaya, Saksi Sebut Ada Remaja Misterius

105
×

Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Waduk Sambikerep Surabaya, Saksi Sebut Ada Remaja Misterius

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA | Sentrapos.co.id — Suasana duka menyelimuti kawasan Kelurahan Sambikerep, Surabaya, pada Selasa (10/3/2026) siang setelah seorang bocah laki-laki berinisial IR (10) ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di waduk yang berada tepat di belakang Kantor Kelurahan Sambikerep.

Korban yang diketahui merupakan siswa kelas 3 sekolah dasar (SD) tersebut sebelumnya berpamitan kepada ibunya untuk bermain sepak bola bersama teman-temannya.

Namun karena lapangan sekolah sedang ditutup, korban bersama dua rekannya memutuskan menuju waduk di sekitar lokasi untuk mencari katak.

Saksi Sebut Ada Remaja Tak Dikenal

Sejumlah saksi yang berada di lokasi menyebut adanya kejadian janggal sebelum korban tenggelam.

Menurut pengakuan teman korban, IR sempat hendak naik dari air, namun tiba-tiba diduga dibawa oleh seorang remaja tak dikenal ke arah tengah waduk.

Seorang warga setempat, Siti Majumah (40), yang juga merupakan kader lingkungan di wilayah tersebut, mengaku mendengar langsung cerita dari teman korban yang menyaksikan peristiwa itu.

“Katanya temannya itu ada anak, satu dewasa remaja, yang gendong dia. Dibawa agak jauh ke tengah, habis itu dilepas. Temannya tahu, tapi dia hanya sempat minta tolong,” ujar Siti kepada wartawan.

Siti menambahkan bahwa sosok remaja tersebut tidak dikenali oleh anak-anak di sekitar lokasi.

“Bukan warga sini, bukan anak yang biasa main di situ. Wajahnya hitam, tinggi, usianya sekitar SMP atau SMA,” lanjutnya.

Tim Penyelamat Dikerahkan ke Lokasi

Setelah menerima laporan melalui layanan darurat 112, petugas dari BPBD Surabaya bersama tim penyelam segera dikerahkan ke lokasi sekitar pukul 12.00 WIB.

Tim gabungan langsung melakukan penyisiran di titik waduk yang ditunjukkan oleh para saksi.

Anggota Satpol PP Kelurahan Sambikerep, Aknan, yang berada di lokasi kejadian menjelaskan bahwa jenazah korban akhirnya ditemukan sekitar satu jam kemudian.

“Tim penyelamat menemukan jenazah sekitar pukul 13.00 WIB. Jaraknya sekitar tiga meter dari pinggiran waduk,” kata Aknan.

Ia menambahkan bahwa berdasarkan keterangan anak-anak yang berada di lokasi, korban sempat bermain air sebelum tenggelam.

“Anak-anak tadi bilang seperti ada orang yang mengajak korban ke tengah. Setelah sampai di tengah, korban dilepas dan orang itu menghilang,” jelasnya.

Tangis Histeris Ibu Korban

Kabar meninggalnya IR membuat keluarga korban terpukul. Sang ibu, Novi, tak kuasa menahan tangis saat mengetahui anak tunggalnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Novi terlihat histeris ketika tiba di lokasi waduk tempat putranya ditemukan.

Jenazah IR kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit BDH Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim Inafis.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika bermain di area yang berpotensi berbahaya seperti waduk atau perairan terbuka. (*)