Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HEADLINE NEWS

BPBD DKI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Banjir Rendam 125 RT dan 14 Ruas Jalan di Jakarta

18
×

BPBD DKI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Banjir Rendam 125 RT dan 14 Ruas Jalan di Jakarta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.idBadan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta (BPBD DKI Jakarta) meningkatkan kesiapsiagaan menyusul meluasnya banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis (22/1/2026).

Berdasarkan siaran pers tertulis BPBD, hingga Jumat pagi (23/1/2026), banjir tercatat merendam 125 rukun tetangga (RT) dan menggenangi 14 ruas jalan utama. Wilayah terdampak tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.

Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adhi menyampaikan bahwa seluruh personel telah dikerahkan untuk memantau dan menangani genangan di wilayah terdampak.

“BPBD terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penyedotan genangan serta memastikan sistem drainase dan tali-tali air berfungsi optimal,” ujar Isnawa.


Sebaran Banjir di Empat Wilayah

Jakarta Barat
Sebanyak 38 RT terdampak banjir di sejumlah kelurahan, antara lain Duri Kosambi, Kapuk, Rawa Buaya, dan Kedoya. Ketinggian air bervariasi antara 15 sentimeter hingga 150 sentimeter, dipicu curah hujan tinggi dan luapan sungai.

Jakarta Selatan
Menjadi wilayah dengan jumlah terdampak terbanyak, yakni 55 RT. Genangan terjadi akibat hujan deras serta luapan Kali Krukut, Kali Pesanggrahan, Kali Mampang, dan Kali Ciliwung.

Jakarta Timur
Sebanyak 30 RT terendam banjir, terutama di wilayah Cipinang Melayu, Kampung Melayu, dan Bidara Cina. Luapan Kali Ciliwung dan Kali PHB Sulaiman memperparah kondisi genangan.

Jakarta Utara
Banjir tercatat merendam dua RT di Kelurahan Kapuk Muara dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter. BPBD terus melakukan pemantauan intensif di wilayah pesisir.


Pengungsian dan Imbauan Warga

Selain permukiman, banjir juga menggenangi 14 ruas jalan, sehingga berdampak pada kelancaran lalu lintas. BPBD mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan menggunakan jalur alternatif.

BPBD DKI Jakarta juga telah menyiapkan sejumlah lokasi pengungsian, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Lokasi pengungsian tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur.

Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, mengingat intensitas hujan masih tinggi. Dalam kondisi darurat, warga dapat menghubungi layanan darurat 112 yang beroperasi 24 jam.

“Kami akan terus bersiaga dan melakukan langkah-langkah penanganan hingga kondisi banjir dinyatakan aman dan terkendali,” tegas Isnawa. *