Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
BIROKRASI & PEMERINTAHANNASIONALPERISTIWA

BPOM Pastikan Obat dan Pangan Aman Jelang Lebaran 2026, Harga Obat Stabil bahkan Cenderung Turun

61
×

BPOM Pastikan Obat dan Pangan Aman Jelang Lebaran 2026, Harga Obat Stabil bahkan Cenderung Turun

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar, memastikan kondisi produk obat dan pangan di Indonesia tetap aman, bermutu, serta terjangkau bagi masyarakat menjelang Idul Fitri 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Taruna Ikrar setelah melaporkan kondisi pengawasan obat dan makanan nasional kepada Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, pemerintah terus memperkuat sistem pengawasan terhadap produksi hingga distribusi obat dan pangan di seluruh Indonesia agar masyarakat terlindungi dari produk yang tidak memenuhi standar.

“Pengawasan dilakukan mulai dari proses produksi hingga peredaran produk agar masyarakat mendapatkan obat dan pangan yang aman serta berkualitas,” ujar Taruna Ikrar dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/3/2026).

Harga Obat Relatif Stabil

Selain memastikan keamanan produk, BPOM juga memantau kondisi harga obat di pasaran menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Taruna menyebutkan bahwa harga obat saat ini relatif stabil dan bahkan menunjukkan kecenderungan menurun di sejumlah wilayah.

“Menjelang Idulfitri, harga obat relatif stabil bahkan menunjukkan kecenderungan menurun. Pemerintah memastikan masyarakat bisa mendapatkan obat yang aman, bermutu, dan dengan harga terjangkau,” jelasnya.

Pengawasan Pangan Diperketat Selama Ramadan

BPOM juga meningkatkan intensitas pengawasan terhadap produk pangan dan minuman selama bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran.

Langkah tersebut dilakukan karena pada periode tersebut biasanya terjadi lonjakan konsumsi masyarakat terhadap berbagai jenis makanan dan minuman.

Pengawasan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh produk yang beredar memenuhi standar keamanan pangan.

Lindungi Konsumen dan Dukung Industri

Taruna menegaskan bahwa penguatan pengawasan tidak hanya bertujuan melindungi masyarakat sebagai konsumen, tetapi juga memberikan kepastian bagi pelaku usaha.

Dengan pengawasan yang baik, industri farmasi dan pangan nasional diharapkan dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan.

“Negara hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan rasa aman,” tegasnya.

Dukung Visi Indonesia Emas 2045

Taruna juga menambahkan bahwa penguatan sistem pengawasan obat dan makanan merupakan bagian dari kontribusi BPOM dalam mendukung visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Ia optimistis target tersebut dapat dicapai melalui implementasi Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“BPOM berkomitmen mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat serta sistem pengawasan obat dan makanan yang berkelas dunia,” pungkasnya.

Pemerintah berharap langkah pengawasan yang diperkuat menjelang Lebaran dapat memastikan masyarakat menikmati produk pangan dan obat yang aman, berkualitas, serta terjangkau selama masa perayaan hari besar keagamaan. (*)

Example 300250