BEKASI | Sentrapos.co.id – Kebakaran hebat melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Insiden ini menyebabkan sedikitnya 12 orang mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke sejumlah rumah sakit.
Para korban saat ini menjalani perawatan intensif di empat fasilitas kesehatan, yakni RSUD Kota Bekasi, RSUD Kabupaten Bekasi, Rumah Sakit Kartika Husada, dan Rumah Sakit Citra Arafiq.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Heryanto Suparjan, mengungkapkan bahwa kondisi korban cukup memprihatinkan dengan tingkat luka bakar yang cukup tinggi.
“Luka pada korban berkisar antara 50 hingga 60 persen,” ujar Heryanto kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).
Selain menimbulkan korban jiwa, kebakaran juga menyebabkan kerusakan material dalam skala besar. Beberapa bangunan dan fasilitas di sekitar lokasi terdampak dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.
Data sementara mencatat, kerusakan berat meliputi satu lapak rongsokan, satu warung kopi, dan satu lapak penjual nasi serta gorengan. Selain itu, sebanyak tujuh unit sepeda motor dan enam unit mobil truk SPBE juga mengalami kerusakan.
Sementara itu, kerusakan kategori sedang terjadi pada empat unit kios dan fasilitas SPBE. Sedangkan kerusakan ringan mencakup 10 unit rumah warga dan satu bangunan mushola.
“Untuk kerusakan sedang terdapat empat kios dan fasilitas SPBE, sementara kerusakan ringan meliputi 10 rumah warga dan satu mushola,” jelasnya.
Terkait penyebab kebakaran, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan. Namun, dugaan awal mengarah pada kebocoran gas dari tabung utama yang memicu ledakan dan kobaran api besar.
“Dugaan sementara kebocoran gas, namun kemungkinan korsleting listrik juga masih didalami. Penyebab pasti masih dalam penyelidikan kepolisian,” tegas Heryanto.
Peristiwa ini sempat memicu kepanikan warga sekitar, terlebih karena terdengar suara ledakan sebelum api membesar dan membakar area SPBE.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya di area yang berkaitan dengan bahan bakar dan gas, serta memastikan standar keamanan terpenuhi. (*)
Poin Utama Berita
- Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi terjadi Rabu malam
- 12 korban mengalami luka bakar serius (50–60 persen)
- Korban dirawat di 4 rumah sakit berbeda
- Ledakan sempat terdengar sebelum api membesar
- Dugaan awal akibat kebocoran gas atau korsleting listrik
- Kerusakan meliputi kios, rumah warga, kendaraan, dan fasilitas SPBE
- Warga sekitar sempat panik akibat kobaran api besar
- Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran

















