JEMBER | Sentrapos.co.id – Kabar menenangkan datang dari Kabupaten Jember. Bupati Muhammad Fawait memastikan tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik penuh waktu maupun paruh waktu, hingga tahun 2027.
Penegasan ini disampaikan langsung sebagai respons atas isu yang beredar di tengah aparatur sipil negara. Ia meminta seluruh PPPK tetap tenang dan fokus bekerja.
“Saya pastikan tidak ada pemberhentian kepada PPPK penuh waktu dan PPPK paruh waktu tahun 2027. Jadi, santai dan tenang selama kinerjanya bagus,” tegasnya, Rabu (8/4/2026).
Kinerja Jadi Kunci, Disiplin Tetap Ditegakkan
Meski memberikan jaminan tidak adanya PHK, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menekankan bahwa keberlanjutan kontrak tetap bergantung pada kinerja masing-masing pegawai.
Ia menegaskan, aturan disiplin berlaku sama bagi seluruh aparatur, baik PPPK maupun PNS.
“Kinerja bagus, lanjut! Tapi kalau kinerjanya tidak memenuhi standar atau buruk, tentu ada tindakan tegas,” ujarnya.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pelayanan publik serta profesionalitas aparatur.
Jember Ambil Langkah Berbeda dari Daerah Lain
Di tengah kondisi sejumlah daerah yang melakukan pengurangan pegawai akibat keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Jember justru mengambil kebijakan berbeda.
Muhammad Fawait menyebut Jember menjadi salah satu daerah dengan jumlah pengangkatan PPPK terbanyak di Indonesia.
“Jember merupakan salah satu daerah dengan jumlah pengangkatan PPPK terbanyak di Indonesia,” paparnya.
APBD Dipastikan Aman, Gaji PPPK Terjamin
Terkait kekhawatiran soal kemampuan anggaran, Bupati memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jember dalam keadaan sehat.
Hal ini menjadi dasar kuat bahwa gaji PPPK tetap aman hingga beberapa tahun ke depan.
“Insyaallah APBD kita cukup dan sesuai dengan ketentuan. PPPK penuh waktu dan paruh waktu tetap akan saya lanjutkan,” tandasnya.
Edukasi Publik: Fokus Kinerja, Abaikan Isu
Pernyataan ini sekaligus menjadi edukasi bagi para PPPK agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Pemerintah daerah mengajak seluruh aparatur untuk tetap fokus meningkatkan kinerja, disiplin, dan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Poin Utama Berita
- Bupati Jember pastikan tidak ada PHK PPPK hingga 2027
- Jaminan berlaku untuk PPPK penuh waktu dan paruh waktu
- Kinerja menjadi faktor utama kelanjutan kontrak
- Disiplin dan evaluasi tetap diterapkan secara tegas
- Jember termasuk daerah dengan pengangkatan PPPK terbanyak
- APBD Jember dipastikan mampu menggaji PPPK
- Aparatur diminta tidak terpengaruh isu yang belum jelas

















