MOJOKERTO | Sentrapos.co.id – Pemerintah Kabupaten Mojokerto resmi meresmikan jalan poros Dusun Kelompok, Desa Mojogebang, Kecamatan Kemlagi, Minggu (11/1/2026). Infrastruktur tersebut menjadi akses vital yang menghubungkan antardesa sekaligus jalur utama menuju SMK Negeri Kemlagi, yang setiap hari dilalui pelajar, tenaga pendidik, dan masyarakat umum.
Peresmian jalan dilakukan langsung oleh Muhammad Albarraa, yang akrab disapa Gus Barra, ditandai dengan tasyakuran bersama warga. Acara tersebut dihadiri jajaran Forkopimca Kemlagi, Kepala Desa Mojogebang beserta perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Dusun Kelompok.
Dalam sambutannya, Gus Barra menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan jalan poros tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Pembangunan jalan poros Dusun Kelompok ini adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses jalan yang layak dan dapat digunakan dengan baik,” ujar Gus Barra dalam keterangan resmi Humas Pemkab Mojokerto, Selasa (13/1/2026).
Akses Strategis Penghubung Desa dan Pendidikan
Gus Barra menjelaskan, jalan poros Dusun Kelompok merupakan bagian dari belanja modal jalan kabupaten berupa pelebaran ruas menuju standar Jalan Mojowono–Mojogebang. Ruas ini menghubungkan Desa Mojowono dan Desa Mojogebang di Kecamatan Kemlagi, sekaligus menjadi jalur strategis menuju SMK Negeri Kemlagi.
Pembangunan jalan tersebut dilaksanakan dengan nilai kontrak sebesar Rp2.945.932.000. Pekerjaan meliputi pelebaran jalan selebar 5,50 meter sepanjang 350 meter dan selebar 5,00 meter sepanjang 438 meter.
Konstruksi jalan menggunakan perkerasan beton mutu FS 40 dengan tulangan besi wiremesh. Selain itu, dilengkapi dinding penahan jalan dari pasangan batu kali serta saluran RCP berdiameter 80 sentimeter pada dua titik untuk memperlancar sistem drainase.
Dukung Aktivitas Warga dan Pergerakan Ekonomi
Melalui pembangunan ini, Gus Barra berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari peningkatan kualitas infrastruktur desa.
“Jalan ini kita bangun agar aktivitas warga menjadi lebih lancar, baik untuk bekerja, mengangkut hasil usaha, bersekolah, beribadah, maupun keperluan sehari-hari lainnya,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat, bukan sekadar menjalankan program formal.
“Pemerintah Kabupaten Mojokerto membangun jalan ini berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, bukan hanya menjalankan program,” tegasnya.
Lebih lanjut, Gus Barra menyampaikan bahwa pembangunan desa merupakan fondasi utama bagi kemajuan daerah secara keseluruhan. Dengan akses jalan yang semakin baik, pergerakan ekonomi desa akan semakin lancar dan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat secara merata.
Menutup sambutannya, Bupati Mojokerto mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. *














