Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
OTOMOTIFPERISTIWA

Sedan Listrik BYD Seal Terbakar di Hong Kong, Baterai Blade Battery Tetap Utuh

98
×

Sedan Listrik BYD Seal Terbakar di Hong Kong, Baterai Blade Battery Tetap Utuh

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Sebuah sedan listrik BYD Seal dilaporkan mengalami kebakaran hebat saat melintas di jalan raya Hong Kong, memicu kepanikan serta kemacetan lalu lintas di area sekitar. Beruntung, pengemudi berhasil keluar dari kendaraan beberapa saat sebelum api melalap bagian dalam mobil.

Dilansir dari CarNewsChina, insiden tersebut terjadi ketika mobil listrik itu sedang melaju di jalan kota yang cukup padat. Api dilaporkan muncul dari bagian kabin sebelum dengan cepat membesar dan menyelimuti interior kendaraan.

Pengemudi yang menyadari adanya asap dari dalam mobil segera menghentikan kendaraan dan keluar untuk menyelamatkan diri.

Tak lama setelah pengemudi meninggalkan mobil, suhu panas ekstrem membuat berbagai komponen interior seperti plastik, trim kabin, hingga kaca mengalami kerusakan serius.

Api kemudian membakar sebagian besar bagian dalam mobil hingga akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meskipun lalu lintas di sekitar lokasi sempat terganggu.

Baterai Tetap Aman Meski Kabin Terbakar

Hal menarik dari insiden ini adalah kondisi paket baterai kendaraan yang dilaporkan tetap utuh meskipun kabin mobil mengalami kebakaran selama sekitar 15 menit.

BYD Seal menggunakan teknologi Blade Battery berbasis lithium iron phosphate (LFP) yang dikenal memiliki stabilitas termal lebih baik dibandingkan jenis baterai lithium lain seperti nickel manganese cobalt (NMC).

Baterai LFP memiliki ambang panas lebih tinggi dan biasanya baru mengalami reaksi panas ekstrem pada suhu di atas 500 derajat Celsius.

Kondisi ini membuat baterai lebih tahan terhadap api yang berasal dari luar paket baterai.

Desain Struktur Baterai Cegah Thermal Runaway

Selain jenis baterai, desain struktur baterai juga berperan penting dalam mencegah kerusakan lebih besar.

BYD menggunakan struktur pola sarang lebah berbahan aluminium yang berfungsi sebagai penghalang panas.

Struktur tersebut membantu mencegah api dari kabin menyebar ke sel baterai dan memicu thermal runaway, yakni reaksi berantai pada baterai lithium yang sering menjadi penyebab utama kebakaran kendaraan listrik.

Berkat teknologi ini, paket baterai pada BYD Seal dilaporkan tetap stabil meskipun bagian dalam kendaraan terbakar.

Menggunakan Platform e-Platform 3.0

BYD Seal dibangun menggunakan platform e-Platform 3.0 milik BYD yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik generasi baru.

Mobil ini juga mengusung teknologi Cell-to-Body (CTB), yaitu sistem di mana baterai menjadi bagian struktural dari rangka kendaraan.

Teknologi tersebut diklaim mampu meningkatkan kekakuan bodi hingga sekitar 40.500 Nm/°, sehingga memberikan struktur kendaraan yang lebih kuat dan stabil.

Dilengkapi Beragam Fitur Keselamatan

Sedan listrik ini juga dilengkapi berbagai fitur keselamatan modern, antara lain:

  • Airbag tengah untuk mengurangi benturan antar penumpang

  • Sistem eCall yang otomatis menghubungi layanan darurat saat terjadi kecelakaan serius

  • Struktur pelindung baterai berlapis aluminium

Di pasar Hong Kong, BYD Seal menjadi salah satu pesaing utama sedan listrik populer seperti Tesla Model 3.

Model ini juga diklaim telah memperoleh rating keselamatan bintang lima dari Euro NCAP.

Secara umum, kendaraan listrik menggunakan baterai lithium-ion yang harus bekerja dalam rentang suhu dan tegangan tertentu.

Kerusakan akibat kecelakaan, gangguan teknis, atau panas ekstrem dapat memicu kondisi berbahaya yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

Meski demikian, produsen mobil listrik terus mengembangkan teknologi baterai yang lebih stabil dan aman melalui inovasi pada desain sel baterai, sistem pendingin, serta perlindungan struktural kendaraan. (*)