Testimoni lain juga menyebut Cindy sempat mengalami keterlambatan kelulusan pada tahap pendidikan preklinik karena harus mengulang beberapa blok perkuliahan.
Selain itu, akun tersebut meragukan konten belajar yang sering diunggah Cindy di media sosial.
“Semua yang dia post di media sosial soal belajar itu nggak benar,” tulisnya.
Ada pula testimoni lain dari seseorang yang mengaku pernah bekerja satu shift dengan Cindy di rumah sakit tempat mereka menjalani pendidikan koas.
Akun tersebut menuding Cindy kurang aktif dalam aktivitas kerja di bangsal rumah sakit.
“Dia sering tidur di ruang istirahat dan main HP saat yang lain sibuk bekerja,” ungkap akun tersebut.
Namun demikian, seluruh testimoni tersebut berasal dari akun anonim yang tidak dapat diverifikasi secara independen.
Karena itu, kebenaran dari berbagai klaim yang beredar di media sosial tersebut masih belum dapat dipastikan.
Klarifikasi dari Keluarga Cindy
Di tengah polemik yang berkembang, keluarga Cindy akhirnya memberikan tanggapan.
Ibunda Cindy menyampaikan klarifikasi melalui media sosial Threads dan menegaskan bahwa putrinya justru menjadi korban dari informasi yang belum tentu benar.
Ia menyebut bahwa Cindy tidak mengetahui status pernikahan Riky ketika hubungan di antara mereka mulai terjalin.
Menurutnya, sang putri meyakini bahwa dokter tersebut tidak memiliki pasangan pada saat itu.
Hingga kini, isu tersebut masih terus menjadi perbincangan hangat di media sosial dan belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait mengenai kebenaran kabar tersebut. (*)




















