JAKARTA | Sentrapos.co.id — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) melalui PT Danantara Investment Management (DIM) resmi menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) senilai total Rp7 triliun pada 2026.
Instrumen tersebut diterbitkan dalam skema penawaran terbatas (private placement) dengan nama Surat Utang Jangka Panjang II Tahap I Tahun 2026, sebagaimana tercatat di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Managing Director Finance DIM, Djamal Attamimi, menyebut langkah ini merupakan respons atas tingginya minat investor terhadap instrumen serupa sebelumnya.
“Kami melihat antusiasme tinggi terhadap Patriot Bonds 2025, sehingga Danantara terus mengakomodasi minat investor melalui penerbitan surat utang jangka panjang secara privat dan sukarela,” ujar Djamal, Selasa (17/3/2026).
Dua Seri dengan Total Rp7 Triliun
Penerbitan MTN ini terbagi dalam dua seri dengan nilai masing-masing Rp3,5 triliun, yakni:
-
Seri A: tenor 5 tahun 1 hari, jatuh tempo 18 Maret 2031, kupon 2 persen
-
Seri B: tenor 7 tahun, jatuh tempo 17 Maret 2033, kupon 2 persen
Distribusi efek dilakukan secara elektronik pada 17 Maret 2026, dengan pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 17 Maret 2027.
Dalam penerbitan ini, PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai penata laksana penerbitan, sementara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai agen pemantau.
Dorong Transformasi Ekonomi Nasional
Danantara menegaskan bahwa penerbitan instrumen pembiayaan ini bertujuan mendukung investasi strategis serta transformasi ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.
“Kami berkomitmen menjalankan mandat sebagai sovereign fund dengan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan tata kelola yang baik,” tegas Djamal.
Program ini diharapkan mampu memperkuat pembiayaan sektor produktif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Jejak Penerbitan Sebelumnya Capai Rp61,3 Triliun
Sebelumnya, pada 2025, Danantara telah menerbitkan MTN dengan total nilai mencapai Rp61,3 triliun dalam beberapa tahap.
Instrumen tersebut juga ditawarkan melalui skema private placement kepada investor besar di dalam negeri untuk mendukung investasi strategis baik domestik maupun internasional.
Langkah berkelanjutan ini menunjukkan peran Danantara sebagai pengelola investasi negara dalam memperkuat struktur pembiayaan nasional di tengah dinamika ekonomi global.




















