Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HEADLINE NEWS

Demo BEM UI di Mabes Polri Dikawal 3.093 Personel, Polda Metro Jaya Kedepankan Pengamanan Humanis

42
×

Demo BEM UI di Mabes Polri Dikawal 3.093 Personel, Polda Metro Jaya Kedepankan Pengamanan Humanis

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama mahasiswa dari sejumlah kampus di Jabodetabek menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jumat (27/2/2026) siang.

Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Sebanyak 3.093 personel diterjunkan oleh Polda Metro Jaya untuk mengamankan jalannya unjuk rasa.

Dalam rekaman video yang beredar, tampak personel kepolisian tidak menggunakan atribut pelindung lengkap seperti tameng atau helm. Sebagian terlihat mengenakan peci dan sorban saat berjaga.

Meski sempat diteriaki oleh sejumlah mahasiswa, aparat tetap bersikap tenang dan tidak terpancing provokasi.


Pengamanan di Titik Objek Vital Nasional

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menyatakan ribuan personel ditempatkan di berbagai titik strategis, termasuk area Objek Vital Nasional (Obvitnas).

“Polda Metro Jaya menurunkan personel lebih kurang 3.093 personel. Ini juga akan ditempatkan di beberapa titik, mengingat ada Obvitnas, ada kantor PLN, pusat keramaian, pasar, serta aktivitas masyarakat lainnya,” ujarnya.

Pengamanan difokuskan tidak hanya di sekitar Mabes Polri, tetapi juga di kawasan yang berpotensi terdampak arus massa.


Tekankan Pendekatan Humanis dan Jamin Hak Berpendapat

Budi menegaskan pola pengamanan yang diterapkan mengedepankan pendekatan humanis serta tetap menghormati hak asasi manusia (HAM). Aparat diminta bertindak profesional dan proporsional dalam mengawal aksi.

“Boleh menyampaikan pendapat, kami akan menjamin itu. Mabes Polri dan Polda Metro Jaya menjamin perlindungan pendapat yang disampaikan elemen mahasiswa ini tersampaikan dengan baik dan dilindungi undang-undang,” tegasnya.

Ia juga mengimbau para peserta aksi untuk tetap menjaga norma dan etika dalam menyampaikan aspirasi, terlebih di bulan suci Ramadan, agar situasi tetap kondusif.

Aksi demonstrasi berlangsung dalam pengawasan aparat dengan komitmen menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.