Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
INTERNASIONALPERISTIWA

Di Tengah Konflik Memanas, Iran Tetapkan Idulfitri 2026 Jatuh 21 Maret, Sejalan dengan Indonesia

29
×

Di Tengah Konflik Memanas, Iran Tetapkan Idulfitri 2026 Jatuh 21 Maret, Sejalan dengan Indonesia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sentrapos.co.id, Internasional – Pemerintah Iran resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Penetapan ini dilakukan di tengah situasi konflik yang masih berlangsung dengan Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah.

Keputusan tersebut diambil setelah hasil pengamatan hilal tidak menunjukkan kemunculan bulan sabit sebagai penanda awal bulan Syawal. Dengan demikian, Iran menggenapkan bulan Ramadan menjadi 30 hari.

Televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa hari terakhir Ramadan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, sehingga perayaan Idulfitri dilakukan pada hari berikutnya.

“Besok akan menjadi hari ke-30 bulan suci Ramadan,” demikian pernyataan dari kantor pemimpin tertinggi Iran yang menjadi dasar penetapan Idulfitri.

Penetapan ini juga diikuti oleh Irak. Otoritas keagamaan Syiah tertinggi di negara tersebut, Ayatollah Ali al-Sistani, turut mengumumkan bahwa Idulfitri dirayakan pada hari yang sama.

Secara umum, penentuan Idulfitri dalam kalender Islam didasarkan pada rukyatul hilal atau pengamatan bulan sabit, sesuai dengan sistem kalender lunar yang digunakan umat Muslim di seluruh dunia.

Namun, perayaan Idulfitri tahun ini di Iran berlangsung dalam situasi yang tidak biasa. Konflik yang pecah sejak akhir Februari antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel telah meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa konflik tersebut memicu serangan terhadap berbagai fasilitas strategis dan berdampak pada kehidupan masyarakat sipil, sehingga suasana perayaan Lebaran diperkirakan berlangsung lebih terbatas.

Di sisi lain, hari terakhir Ramadan di Iran tahun ini juga bertepatan dengan perayaan Nowruz, yakni tahun baru Persia yang jatuh saat ekuinoks musim semi, menambah dimensi budaya dalam momentum tersebut.

Sementara itu, pemerintah Indonesia juga menetapkan Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan metode hisab, setelah tidak ada laporan terlihatnya hilal di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan demikian, sejumlah negara seperti Iran, Indonesia, Malaysia, hingga Filipina merayakan Idulfitri secara serentak pada tanggal yang sama tahun ini.(*)