Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINAL

Diduga Curi Motor di Kos Sidomoro, Gresik, Dua Pria Diamuk Warga—Satu Orang Tewas

38
×

Diduga Curi Motor di Kos Sidomoro, Gresik, Dua Pria Diamuk Warga—Satu Orang Tewas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GRESIK | Sentrapos.co.id — Dua pria diduga melakukan pencurian sepeda motor di kawasan rumah kos Jalan RA Kartini, Sidomoro, Kebomas, Gresik, berujung diamuk massa. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka dan masih menjalani perawatan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Berdasarkan keterangan warga berinisial GT, ia mencurigai dua pria yang berlari masuk ke gang buntu yang dipenuhi kamar kos. Di lokasi itu, GT melihat salah satu pria mendorong sepeda motor Yamaha bernopol S 5671 ACA, sementara rekannya berada di belakang.

Saat ditegur, para terduga pelaku tidak memberi penjelasan. Salah satu dari mereka justru diduga mengambil sesuatu dari dalam tas, sementara yang lain berupaya melarikan diri. GT kemudian berteriak meminta bantuan dan memanggil pemilik motor. Warga sekitar berdatangan dan melakukan pengejaran hingga Jalan Raya RA Kartini dan area sekitar sungai.

Setelah tertangkap, kedua pria tersebut menjadi sasaran amukan warga. Seorang warga kemudian melaporkan kejadian itu melalui Lapor Pak Kapolres Cak Rama. Tak lama berselang, petugas kepolisian tiba di lokasi dan mendapati satu terduga pelaku telah meninggal dunia.

Kedua terduga pelaku diketahui berinisial Santoso (warga Lamongan) dan Herman (warga Probolinggo). Keduanya dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk penanganan medis dan keperluan visum.

Kapolres Gresik Ramadhan Nasution membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, laporan dari warga langsung direspons cepat oleh jajarannya.

“Benar, kami menerima laporan melalui Lapor Cak Rama terkait dugaan pencurian sepeda motor yang berujung amukan massa. Anggota kami tiba di lokasi kurang dari lima menit,” ujar Ramadhan.

Ia menambahkan, penyelidikan masih berlangsung. Polisi akan memeriksa satu terduga pelaku lain setelah kondisinya memungkinkan.

“Kami masih menunggu satu terduga pelaku yang menjalani perawatan untuk dimintai keterangan,” imbuhnya.

Kapolres mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan segera melapor jika menemukan dugaan tindak pidana melalui layanan 110 atau kanal pengaduan resmi Polres Gresik. *