Diduga Lecehkan Siswi SMP di Suroboyo Bus, Penumpang Pria Diamankan Polisi Surabaya
SURABAYA | Sentrapos.co.id – Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Surabaya diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang penumpang laki-laki saat menaiki Suroboyo Bus, Rabu (7/1/2026). Saat kejadian, korban berada di dalam bus bersama ibunya.
Usai dugaan peristiwa tersebut, korban dan ibunya turun di halte Jalan Urip Sumoharjo. Terduga pelaku juga turun di halte yang sama. Karena ketakutan, korban menangis dan menyampaikan kepada ibunya serta warga sekitar bahwa dirinya baru saja mengalami dugaan pelecehan.
“Menurut keterangan ibunya, anaknya berdiri dan terduga pelaku juga berdiri di dekatnya. Setelah turun di halte ini, pelaku ikut turun dan kemudian melarikan diri karena anaknya ketakutan,” ujar Ali, warga setempat, Kamis (8/1/2026).
Ali menambahkan, terduga pelaku sempat berusaha kabur ke gang di sekitar lokasi. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengejar hingga ke gang buntu dan berhasil mengamankan terduga pelaku.
“Pelaku tidak mengakui perbuatannya. Warga sempat emosi sebelum akhirnya kami menghubungi pihak kepolisian,” katanya.
Setelah menerima laporan melalui layanan darurat 110, petugas dari Polsek Genteng tiba di lokasi dan mengamankan terduga pelaku. Sementara itu, korban bersama ibunya telah meninggalkan lokasi.
Kapolsek Genteng Grandika Indera Waspada membenarkan pihaknya telah mengamankan terduga pelaku. Namun hingga kini, polisi belum menerima laporan resmi dari korban.
“Kami datang ke lokasi setelah menerima laporan warga dan mengamankan terduga pelaku. Namun ibu dan anak sudah tidak berada di tempat. Sampai sekarang belum ada laporan resmi dari korban,” jelasnya.
Ia menyebutkan, terduga pelaku masih diamankan untuk kepentingan pendalaman. Namun, apabila dalam waktu 1x24 jam tidak ada laporan dari korban, maka terduga pelaku berpotensi dipulangkan. Jika korban melapor kemudian, polisi akan menindaklanjuti sesuai prosedur hukum.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Genteng Vian Wijaya menyampaikan pihaknya terus berupaya mencari korban untuk memastikan kejadian secara utuh.
“Kami tidak hanya menunggu laporan. Anggota Bhabinkamtibmas di wilayah Genteng telah dikerahkan untuk mencari korban agar bersedia memberikan keterangan,” tegasnya.
Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengalami atau menyaksikan dugaan tindak pelecehan, khususnya di fasilitas umum, demi perlindungan korban dan pencegahan kejadian serupa. *










