Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Dikepung Banjir! Hujan Deras Rendam Pasuruan, Air Capai Dada Orang Dewasa, Warga Panik Evakuasi

64
×

Dikepung Banjir! Hujan Deras Rendam Pasuruan, Air Capai Dada Orang Dewasa, Warga Panik Evakuasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PASURUAN | Sentrapos.co.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Pasuruan sejak siang hingga malam, Selasa (24/3/2026), memicu banjir besar di sejumlah kecamatan. Sungai-sungai yang meluap membuat permukiman warga di wilayah kabupaten dan kota terendam, bahkan air dilaporkan mencapai setinggi dada orang dewasa.

Berdasarkan data sementara, banjir melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Pasuruan, di antaranya Gondangwetan, Pohjentrek, Pasrepan, Kejayan, Kraton, Beji, hingga Bangil. Di beberapa wilayah, genangan air tidak hanya merendam jalan, tetapi juga masuk ke dalam rumah warga.

Seorang warga Desa Sekarputih, Kecamatan Gondangwetan, Munif, mengungkapkan kondisi banjir yang semakin parah saat malam hari.

“Banjir sudah masuk ke rumah-rumah,” ujarnya.

Air Setinggi Dada, Warga Lakukan Evakuasi Mandiri

Kondisi lebih parah dilaporkan terjadi di wilayah Bangil dan Beji. Air yang menggenangi permukiman warga mencapai ketinggian signifikan hingga menyulitkan aktivitas.

“Di Bangil masuk rumah dan air setinggi dada orang dewasa,” kata Arif, warga setempat.

Sejumlah warga terpaksa mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman. Sebagian lainnya hanya bisa pasrah menghadapi banjir yang datang secara tiba-tiba.

“Rumah mertua saya kena banjir. Ini habis kerja bakti pindahkan barang,” ungkap M. Hidayat, warga Beji.

BPBD Lakukan Asesmen, Potensi Meluas

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menyatakan pihaknya masih melakukan pendataan terkait jumlah wilayah terdampak.

“Kami masih melakukan asesmen,” ujarnya singkat.

Sementara itu, di wilayah Kota Pasuruan, banjir terpantau merendam sejumlah kelurahan seperti Karangwingko, Pekuncen, Blandongan, dan Kepel. Kondisi ini berpotensi meluas seiring meningkatnya debit air di tiga sungai utama yang melintasi kawasan tersebut.

Edukasi dan Imbauan: Waspada Banjir Susulan

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, terutama jika hujan deras kembali terjadi. Warga juga diminta segera melapor kepada aparat setempat jika membutuhkan bantuan evakuasi.

Langkah mitigasi seperti mematikan aliran listrik saat banjir, mengamankan dokumen penting, serta menghindari arus deras menjadi hal penting untuk mengurangi risiko korban jiwa.

Pemerintah daerah bersama tim terkait saat ini terus bersiaga untuk melakukan penanganan darurat dan membantu warga terdampak. (*)