Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
SOSIAL POLITIK

Dishub Jatim Tambah 8 Armada Trans Jatim Luxury 2026, Strategi Subsidi Silang Perluas Layanan

31
×

Dishub Jatim Tambah 8 Armada Trans Jatim Luxury 2026, Strategi Subsidi Silang Perluas Layanan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA | Sentrapos.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan Jawa Timur berencana menambah armada Trans Jatim Luxury pada tahun 2026. Kebijakan ini menjadi strategi perluasan layanan transportasi publik di tengah keterbatasan anggaran operasional.

Berdasarkan data Dishub Jatim, saat ini layanan Trans Jatim Luxury telah mengoperasikan 16 unit armada dan akan ditambah sebanyak 8 unit bus baru pada tahun ini.

Kepala Dishub Jawa Timur, Nyono, mengatakan pemerintah provinsi setiap tahun mengalokasikan anggaran sekitar Rp250 miliar untuk operasional Trans Jatim. Karena tarif Trans Jatim reguler disubsidi pemerintah, Dishub menerapkan skema subsidi silang melalui layanan premium.

“Karena tarif Trans Jatim reguler disubsidi, maka agar layanan bisa menjangkau pelosok Jawa Timur kami menerapkan subsidi silang melalui Trans Jatim Luxury,” ujar Nyono saat dikonfirmasi, Selasa (13/1/2026).

Tarif Premium, Kenyamanan Maksimal

Trans Jatim Luxury menerapkan tarif flat sebesar Rp30.000, baik untuk jarak dekat maupun jauh. Sementara itu, Trans Jatim reguler tetap diberlakukan tarif terjangkau Rp5.000 per perjalanan.

Menurut Nyono, meski bertarif lebih tinggi, layanan luxury tetap kompetitif karena menyasar segmen penumpang kelas menengah yang mengutamakan kenyamanan dalam menggunakan transportasi publik.

“Untuk layanan luxury jelas jaminannya adalah kenyamanan. Penumpang mendapatkan tempat duduk dan tidak ada yang berdiri,” jelasnya.

Berbeda dengan layanan reguler yang pada jam sibuk kerap dipadati penumpang berdiri, Trans Jatim Luxury dirancang sebagai moda transportasi publik dengan standar kenyamanan lebih tinggi.

Perluasan Koridor di Berbagai Wilayah

Strategi subsidi silang tersebut diterapkan untuk mengejar target pemerataan layanan Trans Jatim di seluruh wilayah Jawa Timur. Dishub Jatim menargetkan pembukaan sejumlah koridor baru dalam beberapa tahun ke depan.

Koridor yang direncanakan meliputi tiga koridor di kawasan Gerbangkertosusila, dua koridor di Malang Raya, serta masing-masing satu koridor di Kediri Raya, Jember, Madiun, Pamekasan, dan Bojonegoro.

“Intinya, meskipun anggaran relatif tetap, jangkauan layanan bisa jauh lebih luas karena koridor yang sudah mapan bisa dimandirikan melalui layanan non-subsidi,” pungkas Nyono.

Penambahan armada Trans Jatim Luxury ini diharapkan mampu memperkuat sistem transportasi publik Jawa Timur sekaligus mendukung pemerataan akses mobilitas masyarakat hingga ke daerah-daerah. *